Longsor Putus Akses Jalan, Warga Dua Kampung di Hegarmanah Terisolir

- Kontributor

Selasa, 20 Mei 2025 - 01:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak, 19 Mei 2025 | Bencana tanah longsor yang melanda wilayah Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, mengakibatkan terputusnya jalan poros desa yang menghubungkan Kampung Hegarmanah dan Kampung Lebak Picung. Dampaknya, warga dari dua kampung, yakni Lebak Picung dan Karang Ropong, kini terisolasi karena akses transportasi terganggu total.

Menanggapi kondisi darurat tersebut, Tim Monitoring TTP Kecamatan Cibeber bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan dan koordinasi penanganan pasca-kejadian.

Kepala Desa Hegarmanah, Asep Mulyana, mengambil langkah cepat dengan mengerahkan alat berat berupa ekskavator guna membuka kembali jalur yang tertimbun material longsor. Langkah ini diambil setelah dilakukan koordinasi intensif dengan pendamping lokal desa dan pihak terkait lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak bisa menunggu terlalu lama karena ini menyangkut kebutuhan hidup warga yang kini terisolasi. Semoga langkah darurat ini dapat memulihkan akses secara bertahap,” ujar Asep.

Salah satu warga setempat juga menyuarakan harapan agar pemerintah kabupaten dan provinsi segera turun tangan. “Ini akses vital bagi kami. Kami butuh perhatian dan bantuan segera,” ungkapnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan bencana serta kolaborasi antara pemerintah desa dan lembaga terkait. Pemerintah Desa Hegarmanah berharap dukungan dari berbagai pihak untuk mempercepat proses pemulihan dan mencegah dampak yang lebih luas.

 

Baca Juga  Pengusaha WiFi di Lebak Akui Gunakan Server Telkom dan Server Lainnya
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak

Senin, 29 Jun 2026 - 15:26 WIB