Pemerintah Kabupaten Lebak Bangun Jalan Pedalaman untuk Atasi Kemiskinan Ekstrem

- Kontributor

Jumat, 19 Juli 2024 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak, Banten – Pemerintah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, telah menyelesaikan pembangunan ruas jalan pedalaman Muncang-Panggarangan sepanjang 70 kilometer. Proyek ini bertujuan untuk mengurangi kemiskinan ekstrem di daerah tersebut.

Penjabat Bupati Lebak, Iwan Kurniawan, menyatakan bahwa jalan yang menghubungkan empat kecamatan ini kini dapat dilintasi oleh berbagai jenis kendaraan.

“Ruas jalan yang menghubungkan empat kecamatan itu sudah bisa dilintasi berbagai jenis kendaraan,” kata Iwan Kurniawan di Rangkasbitung, Lebak, Rabu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem. Sebelumnya, daerah ini sulit diakses dan memiliki jumlah warga miskin yang cukup banyak.

Biaya transportasi yang tinggi menjadi salah satu penyebab utama kemiskinan di wilayah tersebut. Dengan adanya jalan baru ini, diharapkan biaya transportasi dapat ditekan.

Saat ini, kegiatan ekonomi masyarakat di daerah tersebut dapat berlangsung selama 24 jam. Masyarakat dapat memasarkan hasil komoditi pertanian, perikanan, dan perkebunan ke luar daerah dengan lebih mudah.

“Kami optimistis dampak pengoperasian jalan itu dapat mendongkrak pendapatan ekonomi masyarakat,” tambah Iwan Kurniawan.

Pembangunan jalan Muncang-Panggarangan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian masyarakat setempat dan membantu mengurangi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Lebak.

Baca Juga  Wakil Bupati Sukabumi Andreas Meminta Tambang Emas Dikertajaya Dihentikan Sementara
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak

Senin, 29 Jun 2026 - 15:26 WIB