Penghargaan untuk Srikandi PLN Banten: Peran Aktif dalam Penurunan Stunting

- Kontributor

Minggu, 26 Mei 2024 - 05:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang – Pemerintah Kabupaten Lebak menggelar Gebyar Kolaborasi Lebak Atasi Stunting, Inflasi dan Kemiskinan Ekstrem (Gebyar KLASIK) secara serentak di enam Kecamatan, yaitu Kecamatan Cimarga yang menjadi pusat pembukaan kegiatan, Kecamatan Cibadak, Kecamatan Rangkasbitung, Kecamatan Maja, Kecamatan Cijaku dan Kecamatan Leuwidamar di Kabupaten Lebak.

Kegiatan Gebyar Klasik ini dilaksanakan dengan tujuan membangun kolaborasi dan sinergi dalam penanganan tiga isu strategis yakni stunting, inflasi, dan kemiskinan ekstrem dengan fokus menyasar 10 desa yang termasuk dalam kategori rawan stunting dan kemiskinan ekstrem di wilayah Kabupaten Lebak.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lebak memberikan penghargaan kepada Srikandi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten (PLN UID Banten) atas peran aktif dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Lebak sebagai Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) bagi 20 Ibu Hamil dan 80 Batita di Desa Tambakbaya, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apresiasi penghargaan diserahkan secara langsung oleh Pj. Bupati Kabupaten Lebak, Iwan Kurniawan, ST. MM, kepada Srikandi PLN UID Banten.

“Gebyar Klasik ini jadi satu dari keseluruhan rangkaian upaya penanganan stunting yang dilakukan setiap saat. Kami mengucapkan terima kasih kepada Srikadi PT PLN (Persero) UID Banten atas kontribusi yang telah diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Lebak khususnya dalam hal pencegahan Stunting di Desa Tambakbaya dan harapannya semoga kedepannya kegiatan ini akan terus berjalan dan memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar”, kata Iwan Kurniawan.

General Manager PLN UID Banten, Abdul Mukhlis menyampaikan program srikandi “movement” yang diinisiasi para Srikandi PLN UID Banten terkait penangan stunting ini sejalan dengan program pemerintah dan misi perusahaan untuk memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan masyarakat.

Baca Juga  Majelis Taklim Ashobiyyah Ambruk di Ciomas, Belasan Jemaah Dilarikan ke RSUD Kota Bogor

“Program ini dijalankan secara simultan sejak Desember 2023 hingga Mei 2024 selama 6 bulan berturut dengan menyasar pada 20 Ibu hamil dan 80 balita di Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. Kami terus memonitor dampak dari bantuan yang disalurkan dan tak lupa terima kasih pada para pemangku kepentingan yang terlibat sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik,” tutup Abdul Mukhlis.

Sementara itu, Ketua Srikandi PLN UID Banten, Luky Artanti mengatakan, peranan nyata para Srikandi PLN dalam tiap kegiatan sosial dan lingkungan menjadi bukti bahwa perseroan sangat konsisten dalam menerapkan prinsip “Environmental, Social and Governance” (ESG).

”Kami Srikandi PLN Banten (pegawai wanita) berkomitmen untuk terus hadir dalam upaya penurunan stunting di Indonesia. Program pencegahan stunting ini merupakan salah satu wujud komitmen PLN untuk turut andil memberikan kontribusi secara langsung dalam pencegahan stunting yang sejalan dengan “Sustainable Development Goals” (SDG’s) pada tujuan pembangunan berkelanjutan kedua yaitu menghilangkan kelaparan dan segala bentuk malnutrisi serta mencapai ketahanan pangan,” pungkas Luky.

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru