Pemkot Bogor Bangun Off-Ramp Ciawi Selatan, Solusi Atasi Kemacetan Simpang Ciawi

- Kontributor

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim pada kick off pembangunan off-ramp Ciawi Selatan, di Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/7/2026).

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim pada kick off pembangunan off-ramp Ciawi Selatan, di Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/7/2026).

Kota Bogor  – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, mulai membangun off-ramp Ciawi Selatan sebagai solusi mengurangi kemacetan di Simpang Ciawi sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim di Kota Bogor, Jumat, mengatakan keberadaan off-ramp tersebut memungkinkan kendaraan dari arah Jakarta maupun Bogor keluar langsung melalui akses Tol Ciawi Selatan tanpa harus melewati Simpang Pasar Ciawi.

“Dengan adanya off-ramp Ciawi Selatan ini maka bisa keluar dan masuk tol. Jadi selama ini, masyarakat Kecamatan Bogor Selatan yang pulang dari arah Jakarta ataupun Bogor melewati akses tol hanya bisa keluar dari Pintu Tol Ciawi dan melanjutkan perjalanan melewati Simpang Pasar Ciawi,” kata Dedie.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, pembangunan akses tersebut menjadi solusi atas kendala aksesibilitas dan konektivitas yang selama ini dialami masyarakat Bogor Selatan, terutama warga di Kelurahan Rancamaya, Bojongkerta, Genteng, Cipaku, dan Harjasari.

Pembangunan off-ramp di Km 48A Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemkot Bogor, PT Trans Jabar Tol, Kementerian Pekerjaan Umum, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), PT Waskita Karya (Persero), dan Sinar Mas Land.

Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil mengapresiasi skema pembangunan infrastruktur tersebut karena dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak tanpa membebani anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

“Tentunya kami dari DPRD Kota Bogor mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan Pak Wali Kota sebagai sebuah terobosan, creative financing dalam melakukan pembangunan tanpa membebani APBD,” katanya lagi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor Juniarti Estiningsih mengatakan pembangunan off-ramp Ciawi Selatan telah melalui berbagai tahapan perencanaan secara komprehensif.

Baca Juga  DPW Badak Banten Gelar Raker,Fokus Perkuat Solidaritas dan Kemandirian Ormas

Tahapan itu meliputi penyusunan studi kelayakan dan desain awal, analisis lalu lintas, kajian kebutuhan pengadaan tanah, kajian sosial dan lingkungan, serta kesesuaian tata ruang.

Menurut dia, proyek tersebut juga telah memperoleh sejumlah persetujuan, antara lain izin prinsip pembukaan akses keluar Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Km 48A dari Direktorat Jenderal Bina Marga, persetujuan teknis analisis dampak lalu lintas dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, serta persetujuan Rencana Teknis Akhir (RTA).

“Pembangunan off-ramp exit Tol Ciawi Selatan merupakan salah satu proyek strategis Pemerintah Kota Bogor untuk mendukung peningkatan konektivitas wilayah dan mengurangi kemacetan yang selama ini terjadi di kawasan Simpang Ciawi,” kata Juniarti.

Ia menjelaskan Simpang Ciawi merupakan salah satu simpul transportasi utama yang menghubungkan Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Sukabumi, dan wilayah Jabodetabek.

Pemkot Bogor berharap pembangunan off-ramp tersebut dapat berjalan sesuai target serta meningkatkan aksesibilitas kawasan, mengurangi kemacetan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Bogor serta wilayah sekitarnya.

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ringankan Beban Petani, Pemkab Lebak Gratiskan PBB Lahan Sawah hingga 5.000 Meter Perseg
Kemenkum Banten Perkuat Daya Saing UMKM Melalui Sosialisasi Merek, Indikasi Geografis, dan Perseroan Perorangan
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sumur Banten, Warga Berhamburan Keluar Rumah
Pemkab Lebak Alokasikan Rp75 Miliar untuk Bangun dan Tingkatkan 53 Ruas Jalan pada 2026
P3A Sanding Bersatu Bangun Irigasi Berkualitas, Dukung Ketahanan Pangan di Lebak
Wabup Lebak Sebut Kantong Kemiskinan Terpusat di Kawasan TNGHS, PTPN, dan Perhutani
Kementerian ESDM Setujui 11 Titik Wilayah Pertambangan Rakyat di Banten, Total Luas Capai 554 Hektare
Proyek Rabat Beton Jalan Muncang–Leuwidamar Disorot, Tak Dilengkapi Papan Informasi dan Diduga Abaikan Transparansi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:57 WIB

Pemkot Bogor Bangun Off-Ramp Ciawi Selatan, Solusi Atasi Kemacetan Simpang Ciawi

Kamis, 9 Juli 2026 - 04:26 WIB

Ringankan Beban Petani, Pemkab Lebak Gratiskan PBB Lahan Sawah hingga 5.000 Meter Perseg

Kamis, 9 Juli 2026 - 04:03 WIB

Kemenkum Banten Perkuat Daya Saing UMKM Melalui Sosialisasi Merek, Indikasi Geografis, dan Perseroan Perorangan

Kamis, 9 Juli 2026 - 03:59 WIB

Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sumur Banten, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Senin, 29 Juni 2026 - 15:15 WIB

Pemkab Lebak Alokasikan Rp75 Miliar untuk Bangun dan Tingkatkan 53 Ruas Jalan pada 2026

Berita Terbaru