Proyek Rabat Beton Jalan Muncang–Leuwidamar Disorot, Tak Dilengkapi Papan Informasi dan Diduga Abaikan Transparansi

- Kontributor

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pekerjaan rabat beton pada jalan poros Muncang–Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Proyek tersebut menuai perhatian masyarakat lantaran tidak dilengkapi papan informasi yang memuat sumber anggaran, nilai kontrak, dan identitas pelaksana kegiatan. Kamis (25/6/2026).

Foto: Pekerjaan rabat beton pada jalan poros Muncang–Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Proyek tersebut menuai perhatian masyarakat lantaran tidak dilengkapi papan informasi yang memuat sumber anggaran, nilai kontrak, dan identitas pelaksana kegiatan. Kamis (25/6/2026).

Lebak, Banten – Pembangunan jalan poros kabupaten berupa rabat beton di ruas Jalan Raya Muncang–Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sorotan publik. Proyek yang saat ini tengah berlangsung tersebut diduga tidak memenuhi prinsip keterbukaan informasi publik karena tidak dilengkapi papan informasi proyek sebagaimana diatur dalam ketentuan pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang menggunakan anggaran pemerintah.

Temuan tersebut mencuat setelah sejumlah awak media melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pada Kamis (25/6/2026). Di lokasi pekerjaan, tidak ditemukan papan informasi proyek yang seharusnya memuat berbagai informasi penting, seperti sumber anggaran, nilai kontrak, volume pekerjaan, pelaksana kegiatan, serta jangka waktu pelaksanaan proyek.

Ketiadaan papan informasi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait transparansi penggunaan anggaran. Bahkan, sejumlah pihak menduga proyek tersebut menggunakan anggaran yang tidak diketahui publik karena minimnya informasi yang dapat diakses masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagaimana masyarakat dapat melakukan pengawasan jika papan informasi proyek saja tidak ada? Kondisi ini menimbulkan pertanyaan terkait transparansi penggunaan anggaran,” ujar seorang warga setempat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Selain persoalan keterbukaan informasi, proyek tersebut juga menjadi perhatian karena muncul dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Namun demikian, dugaan tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari instansi terkait.

Masyarakat berharap Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), Inspektorat, serta aparat penegak hukum dapat melakukan pemeriksaan guna memastikan seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai ketentuan, standar teknis, dan prinsip akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek belum memberikan keterangan resmi terkait tidak adanya papan informasi proyek maupun dugaan ketidaksesuaian spesifikasi pekerjaan. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan untuk memperoleh penjelasan dan klarifikasi dari pihak yang bertanggung jawab.

Baca Juga  Dugaan Bansos di Potong Rp.20,000 Oleh Oknum RT Didesa Sukasenang Kecamatan Cijaku Warga Bisa Lapor Pelaku Bisa Dipidana

Transparansi dalam setiap pelaksanaan pembangunan yang menggunakan anggaran negara merupakan bagian penting dari akuntabilitas publik. Oleh karena itu, masyarakat berhak memperoleh informasi yang jelas dan terbuka agar proses pengawasan dapat berjalan secara optimal.

 

Penulis : Denis

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seren Taun Kampung Jamrut Meriah, Tradisi Adat dan Hiburan Rakyat Satukan Masyarakat
Seren Taun Kampung Jamrut Harmoni Syukur Panen dan Pelestarian Tradisi Leluhur
Dugaan Pungli Bansos di Desa Sindangwangi Lebak, Warga Mengaku Dipungut Rp20 Ribu
Perkuat Kepedulian Sosial, PJPM Kunjungi Rumah Yatim Daarul Aytam Mumtazah
Daarul Aytam Mumtazah Perkuat Misi Sosial Lewat Kajian dan Silaturahmi Lintas Profesi
Dapur SPPG Melebihi Target di Banding Penerima MBG,Media Diminta Aktiv Awasi Dapur SPPG di Banten
Pemprov Banten Dorong SMK Link and Match untuk Cetak Lulusan Siap Kerja
Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Wabup Lebak Gaungkan Semangat Asta Cita
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:40 WIB

Proyek Rabat Beton Jalan Muncang–Leuwidamar Disorot, Tak Dilengkapi Papan Informasi dan Diduga Abaikan Transparansi

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:08 WIB

Seren Taun Kampung Jamrut Meriah, Tradisi Adat dan Hiburan Rakyat Satukan Masyarakat

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:33 WIB

Seren Taun Kampung Jamrut Harmoni Syukur Panen dan Pelestarian Tradisi Leluhur

Rabu, 3 Juni 2026 - 05:55 WIB

Dugaan Pungli Bansos di Desa Sindangwangi Lebak, Warga Mengaku Dipungut Rp20 Ribu

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:30 WIB

Perkuat Kepedulian Sosial, PJPM Kunjungi Rumah Yatim Daarul Aytam Mumtazah

Berita Terbaru