Pelatihan BSD Baznas Digelar di Tangerang, Fokus Perkuat Pengumpulan dan Penyaluran Zakat

- Kontributor

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang  – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar pelatihan Baznas Strategic Development (BSD) yang diikuti pimpinan Baznas se Provinsi Banten untuk meningkatkan kompetensi para amil zakat, mulai dari pengumpulan, pengelolaan dan pendistribusian.

Wakil Ketua Baznas RI, Zainut Tauhid Sa’adi di Tangerang, Senin menjelaskan BSD diselenggarakan pusat pendidikan dan pelatihan Baznas agar mustahik jadi berdaya.

Peningkatan kompetensi amil zakat tersebut, menurut Zainut, mendorong, masyarakat punya kepedulian, punya empati, punya kesadaran untuk melaksanakan kewajiban dalam menunaikan ibadah zakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk berzakat,” kata Zainut di Asrama Haji Provinsi Banten Grand El Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang.

Sementara itu Wakil Gubernur (Wagub) Banten A Dimyati Natakusumah meminta pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten meningkatkan kompetensinya dalam penarikan pengelolaan dan penyaluran zakat sebagai upaya mengentaskan kemiskinan.

Dimyati mengatakan, bagi umat Islam, zakat merupakan rukun Islam yang ketiga. Dimyati yakin umat Islam akan menunaikan kewajibannya untuk membayar zakat. Namun, masyarakat akan menilai kompetensi pengelola zakat tersebut.

“Untuk itu, Baznas harus memiliki strategi dalam pengumpulan dan penyalurannya,” kata Dimyati.

Dimyati berharap, setiap tahun Baznas Provinsi Banten mampu meningkatkan perannya sebagai amil zakat. “Meningkat pengumpulannya, meningkat penyalurannya, meningkat juga manfaat bagi penerimanya,” tutur Dimyati.

Ketua Baznas Provinsi Banten Wawan Wahyudin menjelaskan, peserta BSD adalah para pimpinan Baznas se-Provinsi Banten. BSD berlangsung dari tanggal 27 sampai dengan 29 Juli 2026.

Wawan mengatakan, zakat tidak cukup dengan pengumuman dan ajakan. Tapi butuh manajemen. “Pengelola yang berintegritas. Program yang jelas. Sasaran yang tepat. Dan, dampak yang terukur,” tandasnya.

Baca Juga  PLN Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik di Banten dengan SPKLU Baru di Kawasan Samanea
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pejabat Birokrasi Banten Dituntut Mampu Jadi Penggerak Perubahan
Beredar Informasi Dugaan Penganiayaan terhadap Aktivis di Lebak, Publik Menanti Klarifikasi Resmi Aparat
Kementerian ESDM Tetapkan WPR Seluas 528,69 Hektare di Lebak, Berikut Sebaran Lokasinya
Pemprov Banten Optimalkan SAKIP untuk Dongkrak Kinerja ASN dan Pelayanan Publik
Akhiri Krisis Air Petani, Pemerintah Kucurkan Rp985 Miliar Bangun Irigasi di Banten
LMP MACAB Bogor Raya Perkuat Konsolidasi Organisasi, Siap Bersinergi Dukung Pembangunan Daerah
Pemkot Bogor Bangun Off-Ramp Ciawi Selatan, Solusi Atasi Kemacetan Simpang Ciawi
Ringankan Beban Petani, Pemkab Lebak Gratiskan PBB Lahan Sawah hingga 5.000 Meter Perseg
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:33 WIB

Pelatihan BSD Baznas Digelar di Tangerang, Fokus Perkuat Pengumpulan dan Penyaluran Zakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 03:53 WIB

Beredar Informasi Dugaan Penganiayaan terhadap Aktivis di Lebak, Publik Menanti Klarifikasi Resmi Aparat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:10 WIB

Kementerian ESDM Tetapkan WPR Seluas 528,69 Hektare di Lebak, Berikut Sebaran Lokasinya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 04:25 WIB

Pemprov Banten Optimalkan SAKIP untuk Dongkrak Kinerja ASN dan Pelayanan Publik

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:26 WIB

Akhiri Krisis Air Petani, Pemerintah Kucurkan Rp985 Miliar Bangun Irigasi di Banten

Berita Terbaru