JAKARTA — Gubernur Banten Andra Soni turun langsung mengikuti operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak speedboat yang hilang kontak saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Pencarian memasuki hari keempat pada Jumat (11/9).
Andra Soni bersama Tim SAR Gabungan berangkat menggunakan KN SAR 247 Tetuka dari Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, Jumat pagi.
Setelah menempuh perjalanan sekitar empat jam, rombongan mendekati kawasan pencarian. Andra mengatakan tim masih berada di area yang dinilai aman, yakni di luar radius tiga kilometer dari Gunung Anak Krakatau.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setelah empat jam perjalanan kita telah mendekati lokasi dan ini masih di area yang aman, artinya di luar 3 KM dari Gunung Anak Krakatau. Ini kita sedang memutari Pulau Rakata,” ujar Andra dalam keterangannya di Pandeglang, Jumat.
Dari atas kapal, Andra juga menunjukkan Pulau Rakata Besar dan Gunung Anak Krakatau yang terlihat dari kejauhan.
“Itu Rakata Besar dan itu yang ada siluetnya itu Gunung Anak Krakatau,” katanya.
Dalam operasi tersebut, Andra turut memberikan dukungan terhadap tim RIB 02 yang melakukan penyisiran di sekitar Pulau Sertung, salah satu wilayah yang berada tidak jauh dari kawasan Gunung Anak Krakatau.
“Kita memberikan dukungan kepada RIB 02 yang sedang menuju Pulau Sertung yang sedang melakukan penyisiran,” ujarnya.
Basarnas Kerahkan 13 Kapal
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan 13 kapal dan unsur pendukung untuk memperluas pencarian pada hari keempat operasi. Armada tersebut dibagi ke dalam empat sektor pencarian di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau dan perairan Selat Sunda.
Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan 13 alutsista yang dikerahkan terdiri atas KRI Kerambit 627, KN SAR Tetuka, KP Hayabusa, KN SAR Basudewa, KRI Leuser 924, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RBB P Peucang, RIB Lampung, KAL Pahowang, TB Gunung Santri, dan KRI Lepu.
“Untuk hari ini, kami menggerakkan 13 alutsista yang terbagi dalam empat sektor,” kata Al Amrad di Pos SAR Marina Carita, Pandeglang, Banten, Jumat.
Menurut dia, penyisiran dilakukan secara menyeluruh di sejumlah pulau yang berada di sekitar Gunung Anak Krakatau. Tim juga memantau wilayah Pulau Sebesi sebagai bagian dari perluasan pencarian.
“Kita akan monitoring secara keseluruhan di Pulau Krakatau, Pulau Panjang, serta di Pulau Sertung, dan satu RIB dari Lampung, RIB 02, akan mengelilingi pencarian di sekitar Pulau Sebesi,” tuturnya.
Lima Pewarta Foto Belum Ditemukan
Lima jurnalis yang masih dalam pencarian diketahui merupakan pewarta foto yang tengah menjalankan tugas peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Mereka adalah Muhammad Bagus Khoirunas dari ANTARA, Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni yang merupakan fotografer lepas, Yudhistira dari iNews, serta Daus dari Anadolu.
Kelima pewarta foto tersebut dilaporkan hilang kontak sejak Senin (7/9). Saat itu, mereka sedang melakukan perjalanan menuju kawasan perairan Selat Sunda untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Tim SAR Gabungan hingga kini terus memperluas penyisiran dengan mengerahkan kapal dan unsur pencarian dari berbagai instansi. Operasi difokuskan pada sejumlah pulau dan perairan di sekitar kawasan Krakatau untuk menemukan keberadaan para jurnalis beserta tiga awak speedboat yang turut berada dalam perjalanan tersebut.











