Pemuda Pancasila Muncang: “Jangan Generalisasi, Yang Salah Itu Oknum”

- Kontributor

Rabu, 26 November 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak — Organisasi kemasyarakatan Pemuda Pancasila Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, menyampaikan kegeraman atas pernyataan Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Lebak yang menyebut para pengusaha kerap merasa terganggu oleh keberadaan organisasi kemasyarakatan (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Adit (Yandi), Koti PAC Pemuda Pancasila Muncang, menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak berdasar dan hanya menciptakan opini negatif terhadap organisasi masyarakat.

“Jangan gampang melempar opini liar ke publik. Kalau memang ada yang mengganggu, sebutkan siapa! Jangan LSM dan Ormas dijadikan kambing hitam seenaknya,” tegasnya dengan nada keras, Selasa (25/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adit menjelaskan bahwa tudingan tersebut berpotensi memunculkan stigma buruk terhadap seluruh LSM dan Ormas, padahal banyak di antaranya justru berjuang untuk kepentingan masyarakat kecil.

“LSM itu bukan preman berkedok organisasi. Kami ini mitra kritik, mitra rakyat, bukan pengganggu perusahaan. Yang bikin rusak itu oknum, bukan lembaganya!” ujarnya.

Ia juga menantang pihak yang melontarkan pernyataan tersebut untuk membuktikan ucapannya.

“Kalau punya data, buka! Jangan cuma berani di omongan. Kami siap berhadapan secara terbuka, transparan, dan berdasarkan hukum,” tegasnya.

Adit menambahkan bahwa Pemuda Pancasila di Lebak tidak pernah melakukan tindakan yang merugikan perusahaan mana pun. Sebaliknya, pihaknya menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap perusahaan yang diduga melanggar aturan.

Jurnalis: Yandi
Editor: Zaenal
Copyright: JMN 2025

 

Baca Juga  Royal Safari Garden: Menyambut Hari Lingkungan Hidup dan Gerakan Satu Juta Pohon dengan Aksi Nyata
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

⚖️ Hukum & Kriminal

KPK panggil Direktur PNBP SDA dan KND Kemenkeu Sebagai Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 11:24 WIB

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Irjen Pol. (Purn) Sony Sanjaya (kiri) bersama Kepala Satgas MBG Polri Irjen Pol. Nurworo Danang (kanan) memberikan keterangan pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (25/5/2026).

⚖️ Hukum & Kriminal

BGN dan POLRI Saling Berkoordinasi Terkait Kasus Dugaan Jual Beli Titik Lokasi SPPG

Senin, 25 Mei 2026 - 11:17 WIB