Tragis! Bocah Katulampa Hanyut di Sungai Ciliwung: Kisah dari Teman Dekatnya

- Kontributor

Jumat, 27 Desember 2024 - 05:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Kamis, 12.00 WIB – Detik-detik tragis saat F (13), bocah laki-laki asal Katulampa, hanyut di Sungai Ciliwung wilayah Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, diceritakan oleh temannya. Kejadian ini menyisakan duka mendalam dan sejumlah kejanggalan yang ditemukan oleh teman-teman F.

R (13), rekan F, menceritakan bahwa F hanyut saat mereka hendak pulang setelah berenang bersama di sungai. “Jadi sudah mau pulang. Kita lagi nyebrang sungainya itu,” kata R kepada Journal Media News. Saat menyebrang sungai, posisi F berada di paling belakang rombongan. Rekan lainnya sempat hanyut namun berhasil diselamatkan.

Namun, ada yang aneh saat F terseret arus. “Cuman, F ini saat mau ditarik, kaya dilepasin gitu tangannya sama dianya sendiri. Kaya ada yang narik juga di sungainya,” ujar R. Seseorang pemancing sempat ingin menolong F, namun derasnya arus terus membawa tubuh F.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

R dan teman-temannya sudah sering berenang di aliran sungai ini. “Sering kita kesini. Pas hari ini, kita memang baru beres main bola,” ucapnya. Namun, hari itu menjadi hari yang berbeda dan penuh duka.

Sebelumnya, bocah laki-laki berinisial F (13) asal Katulampa hanyut terseret arus Sungai Ciliwung wilayah Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, sekitar pukul 12.00 WIB. Danru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Maruli Sinambela, mengatakan bahwa F hanyut usai berenang bersama tiga orang lainnya. “Informasi sementara dari warga seperti itu. Jadi, dia datang ke sungai usai main bola. Kemudian berenang di sini,” kata Maruli kepada Journal Media News.

Upaya penyelamatan segera dilakukan setelah laporan diterima. Tim BPBD Kota Bogor bersama warga setempat berusaha mencari F di sepanjang aliran Sungai Ciliwung. Namun, derasnya arus dan kondisi sungai yang cukup dalam menyulitkan proses pencarian.

Baca Juga  Miris, Diduga Banyak Oknum Pencari Keuntungan Pribadi dalam Pembangunan Irigasi

Kejadian ini mengundang perhatian dan keprihatinan dari masyarakat sekitar. Banyak yang berharap agar F segera ditemukan dalam keadaan selamat. Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi orang tua dan anak-anak untuk lebih berhati-hati saat bermain di sekitar sungai, terutama saat musim hujan ketika arus sungai menjadi lebih deras.

Kejadian tragis ini menekankan pentingnya keselamatan saat berada di sekitar sungai. Anak-anak harus selalu diawasi oleh orang dewasa dan diberi pemahaman tentang bahaya berenang di sungai dengan arus yang kuat. Selain itu, masyarakat diharapkan dapat lebih waspada dan segera melaporkan jika melihat ada yang membutuhkan pertolongan di sungai.

Kisah tragis F yang hanyut di Sungai Ciliwung ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Semoga upaya pencarian segera membuahkan hasil dan keluarga F diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Mari kita tingkatkan kewaspadaan dan keselamatan di sekitar lingkungan kita untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

 

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak

Senin, 29 Jun 2026 - 15:26 WIB