Miris, Diduga Banyak Oknum Pencari Keuntungan Pribadi dalam Pembangunan Irigasi

- Kontributor

Rabu, 21 Agustus 2024 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR – Program percepatan peningkatan tataguna air irigasi (P3-TGAI) yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, kembali menjadi sorotan. Proyek yang berlokasi di Kampung Cimenteng, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ini diduga tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Pada Rabu (21/08/2024), tim media menemukan bahwa proyek yang menelan anggaran sebesar Rp195.000.000,00 tersebut menggunakan material bekas dari bangunan sebelumnya. Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa proyek ini tidak dikerjakan dengan standar yang seharusnya. Penggunaan material bekas ini tidak hanya mengurangi kualitas konstruksi, tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan integritas dalam pelaksanaan proyek.

Selain penggunaan material bekas, aliran air di lokasi proyek dibiarkan mengalir tanpa adanya sekatan bendungan terlebih dahulu. Kondisi ini berpotensi merusak konstruksi yang baru dibangun karena tergerus oleh aliran air. Tanpa adanya sekatan yang memadai, struktur irigasi yang baru dibangun bisa dengan mudah hancur, mengakibatkan kerugian yang lebih besar dan menghambat tujuan utama dari proyek ini, yaitu meningkatkan efisiensi penggunaan air irigasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika dimintai keterangan, Dika, selaku ketua kelompok masyarakat setempat, justru terkesan menghindar dan tidak memberikan penjelasan apapun. Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi yang diberikan. Sikap menghindar ini semakin memperkuat dugaan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek. Masyarakat setempat yang seharusnya mendapatkan manfaat dari proyek ini justru merasa dirugikan dan kehilangan kepercayaan terhadap pihak yang bertanggung jawab.

Proyek P3-TGAI ini sebenarnya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air irigasi, yang sangat penting bagi keberlanjutan pertanian di daerah tersebut. Namun, dengan adanya dugaan penyimpangan ini, tujuan mulia tersebut terancam tidak tercapai. Pemerintah diharapkan segera turun tangan untuk melakukan investigasi mendalam dan memastikan bahwa proyek ini dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku, demi kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga  Kades Tanjungwangi Gelar “Ngopi Bareng” Bersama Wartawan, Pererat Silaturahmi dan Transparansi Informasi

 

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak

Senin, 29 Jun 2026 - 15:26 WIB