Solidaritas di Tengah Bencana: Tim Gabungan Kecamatan Parungkuda Salurkan Donasi untuk Korban Bencana Alam di Sukabumi

- Kontributor

Senin, 16 Desember 2024 - 05:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi,16 Desember 2024 | Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian, tim gabungan dari berbagai lembaga di Kecamatan Parungkuda telah berhasil mengumpulkan dan menyalurkan donasi untuk korban bencana alam di Kabupaten Sukabumi. Tim ini terdiri dari berbagai organisasi, termasuk:

  • KNPI
  • Karang Taruna Kecamatan dan Karang
  • Taruna Desa se-Kecamatan Parungkuda
  • TKSK
  • IPSM
  • Pemuda Pancasila
  • Laskar Fisabilillah
  • GARIS
  • BPPKB
  • IPRADA
Tim titik kedua Kecamatan Purabaya Kabupaten Sukabumi

Penggalangan dana ini berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 10 hingga 14 Desember 2024, di beberapa lokasi strategis seperti Pasar Parungkuda, Exit Toll Parungkuda, Monumen Palagan Bojongkokosan, serta melalui donasi dari karyawan beberapa perusahaan di wilayah Kecamatan Parungkuda.

Antusiasme masyarakat dan karyawan perusahaan sangat tinggi dalam mendukung kegiatan ini, menunjukkan kepedulian yang mendalam terhadap bencana alam yang memilukan ini. Hasil dari penggalangan dana mencapai lebih dari 13 juta rupiah, yang kemudian digunakan untuk membeli kebutuhan pokok dan makanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada hari Minggu, 15 Desember 2024, tim gabungan berangkat menuju dua wilayah di selatan Kabupaten Sukabumi, yaitu Kecamatan Pabuaran dan Kecamatan Purabaya.

Di lokasi pertama, Kecamatan Pabuaran, tim langsung menyalurkan bantuan berupa sembako kepada masyarakat setempat, disaksikan oleh pemerintah desa.

Selanjutnya, di Kecamatan Purabaya, tepatnya di Desa Neglasari dan SMPN 4 Purabaya, bantuan juga disalurkan dengan penuh rasa tanggung jawab.

Tim penggalangan dana Kecamatan Parungkuda berharap agar musibah ini segera berlalu dan kehidupan masyarakat dapat kembali normal.

Mereka juga mengajak semua pihak untuk terus membantu dalam proses pemulihan pasca bencana, tidak hanya pada hari ini tetapi juga di masa mendatang.

Solidaritas dan kepedulian ini dapat menjadi contoh bagi kita semua dalam menghadapi berbagai tantangan, baik yang disebabkan oleh alam maupun kerusakan lingkungan.

Baca Juga  Pandeglang: Kekeringan Ancam Ribuan Hektare Lahan Pertanian

 

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak

Senin, 29 Jun 2026 - 15:26 WIB