Dugaan Gratifikasi di Dinas Pendidikan Kota Serang: LSM GMBI Menuntut Tindakan Tegas

- Kontributor

Senin, 16 Desember 2024 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang – Dinas Pendidikan Kota Serang menjadi sorotan setelah LSM GMBI mengungkap dugaan gratifikasi dalam proyek pemerintah yang melibatkan dinas tersebut. Berdasarkan investigasi, ditemukan indikasi pengondisian dalam proyek di bidang SMP, dengan dugaan pungutan sebesar 3% untuk PPTK dan 2% untuk PPK saat penandatanganan kontrak pencairan.

Rizky, seorang aktivis LSM GMBI, menyatakan bahwa informasi ini diperoleh dari berbagai sumber. Menurutnya, jika benar terjadi, hal ini akan berdampak pada pengurangan volume pekerjaan dan kualitas bahan yang tidak sesuai spesifikasi, serta berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

Rizky mengaku telah melakukan konfirmasi dan klarifikasi dengan Kepala Bidang (Kabid) SMP Dindikbud Kota Serang, Leni Puspasuri Sesunan, pada 12 Desember 2024. Namun, Leni membantah tuduhan tersebut, menyatakan bahwa jika memang ada pengondisian 3%, seharusnya sudah banyak uang yang terkumpul. Ia juga menegaskan bahwa ada pencairan yang tidak dimintai apa-apa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun demikian, Rizky tetap yakin dengan dugaan gratifikasi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa saat menerima surat balasan dari Dindikbud, salah satu staf memberikan amplop yang diduga berisi uang suap dari Kabid SMP. Rizky menolak amplop tersebut dan menyatakan bahwa hal ini semakin menguatkan dugaan adanya praktek gratifikasi di Dindikbud Kota Serang.

LSM GMBI berencana menggelar aksi untuk menuntut pemerintah kota Serang agar mengambil tindakan tegas dan mencopot pejabat Dindikbud yang terlibat dalam praktek gratifikasi. Rizky menegaskan bahwa mereka akan terus melakukan observasi hingga dugaan ini terbukti benar.

Dengan adanya dugaan ini, diharapkan pemerintah kota Serang dapat segera melakukan investigasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan transparansi dan integritas dalam pelaksanaan proyek pemerintah.

Baca Juga  Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Lebak M.Y Sutrisna Rayakan Ulang Tahun ke-46
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru