Satdamkar Lebak Ajak Masyarakat Siaga Hadapi Kebakaran

- Kontributor

Kamis, 4 Juli 2024 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang-Kebakaran merupakan ancaman serius bagi masyarakat terutama di musim kemarau seperti saat ini. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satdamkar Kab. Lebak Iwan Daramawan mengungkapkan upaya-upaya untuk menghadapi kebakaran secara konvensional menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan keselamatan.

Iwan mengatakan dalam kasus kebakaran akibat listrik, langkah pertama yang disarankan adalah segera menghubungi PLN untuk mematikan aliran listrik guna menghindari risiko lebih lanjut. Kemudian masyarakat juga diminta untuk memastikan untuk tidak menggunakan air sebagai pemadam api pada kebakaran listrik. Sementara untuk kebakaran akibat gas atau minyak, langkah awal yang dapat diambil adalah dengan menggunakan media yang tepat, seperti penyiraman air atau penutupan ruang udara untuk memadamkan api.

“Ketika terjadi kebakaran, kecepatan dan ketepatan tindakan sangat diperlukan untuk meminimalkan kerugian,” ujarnya saat Dialog Pagi bersama RRI Banten beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, menurut Iwan pentingnya pencegahan juga tidak bisa diabaikan. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memeriksa instalasi listrik dan kompor gas secara berkala. Jangan sampai terjadi korsleting atau kebocoran yang bisa menjadi pemicu kebakaran. Iwan meminta masyarakat selalu melapor kepada pihak berwenang jika mendeteksi potensi bahaya tersebut dan menyertakan informasi yang jelas tentang lokasi dan jenis kebakaran yang terjadi

“Pemahaman kepada masyarakat sangat penting dalam menghadapi kebakaran. Masyarakat perlu tahu bahwa penanganan kebakaran harus sesuai dengan jenisnya, baik itu dari korsleting listrik, kebocoran gas, maupun dari minyak dan bahan-bahan mudah terbakar lainnya,” kata Iwan.

Iwan menyebut pemahaman dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi kebakaran merupakan salah satu kunci untuk meminimalkan risiko dan kerugian akibat bencana ini. Ia mengatakan pihaknya terus mengedukasi masyarakat agar lebih siap menghadapi keadaan darurat semacam ini.

Baca Juga  Program Pipanisasi Pertanian di Desa Cisuren Terpantu Tidak Memenuhi Standar
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru