Program Pipanisasi Pertanian di Desa Cisuren Terpantu Tidak Memenuhi Standar

- Kontributor

Rabu, 12 Februari 2025 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak,13 Februari 2025 | Pipanisasi pertanian di Desa Cisuren, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, yang berlokasi di blok gombong selesai dikerjakan, sabtu (12/2/2025).

Dengan anggaran biaya Rp. 94.000.000 yang bersumber dari APBN TP (ABT) TA 2024.

Program ini dilaksanakan oleh ketua kelompok tani UPK.K. Hegar Mukti dengan titik koordinat 6.8560, 106.2795.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program pipanisasi pertanian adalah program yang membantu petani mengairi lahan pertanian dengan menggunakan pipa dan pompa.

Bantuan pemerintah untuk kegiatan pengembangan irigasi perpipaan ini sebesar Rp 100.000.000/unit dialokasikan untuk pelaksanaan proyek tersebut.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan mempermudah distribusi air ke lahan pertanian.

Selain itu program pipanisasi tersebut untuk membantu petani mengairi lahan sawahnya karena ada beberapa lahan petani yang jauh dari aliran irigasi.

Namun yang terpantau,pengerjaan program pemerintah ini tidak memenuhi standar kualifikasi yang telah di tentukan.

Seperti penggunaan pipa berganti dengan selang PDAM,padahal menurut standar teknis dari kementan komponen irigasi perpipaan antara lain meliputi,bangunan sadap, pipa/selang hisap/buang, lahan dengan pipa,bak penampung, saluran distribusi dan Saluran distribusi berupa saluran tertutup berupa pipa (PVC, besi).

Tim media telah mengonfirmasi ketua kelompok proyek pembangunan berinisial (BNDI) melaui WhatsApp,namun tidak memberikan tanggapan apapun hingga berita ini diterbitkan.

 

Baca Juga  211 Kendaraan Dinas Pemprov Banten Hilang: Pj Gubernur Banten Akan Tempuh Jalur Hukum
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak

Senin, 29 Jun 2026 - 15:26 WIB