Empat Strategi Pembangunan Kabupaten Tangerang Guna Pencapaian di Tahun 2026

- Kontributor

Senin, 24 Juni 2024 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menetapkan empat strategi utama jadi fokus pembangunan periode tahun 2024-2026.

Strategi keempat meliputi peningkatan sumber daya manusia; meningkatkan pertumbuhan ekonomi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat; meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan melalui digitalisasi dan integrasi pelayanan publik; serta mengembangkan infrastruktur yang tepat dan berkelanjutan.

Sejumlah program dari strategi empat telah dilakukan Pemkab Tangerang. Seperti penerapan layanan langsung, layanan seluler, layanan mandiri hingga layanan elektronik dalam mengdongkrak penerimaan pajak daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Inovasi-inovasi ini membuat proses pembayaran pajak menjadi jauh lebih mudah dan tidak berbelit-belit, sehingga para wajib pajak merasa senang dan mau menjalankan kewajibannya.

“Dengan kemudahan yang diberikan dan kerja keras kita bersama, Kabupaten Tangerang menjadi kabupaten dengan PAD terbesar kedua di Indonesia dan juga salah satu daerah dengan kapasitas vital yang diakui secara nasional,” kata Pejabat (Pj) Bupati Tangerang Andi Ony, dalam siaran pers yang dikutip RRI, Senin (24/6/2024).

Disektor penerimaan pajak daerah, baru-baru ini Kabupaten Tangerang ditetapkan sebagai daerah dengan penerimaan pajak daerah tertinggi ketiga di Indonesia setelah Kabupaten Badung dan Kabupaten Gianyar, Bali.

Tercatat hingga akhir Mei 2024, penerimaan pajak daerah Kabupaten Tanegrang menyentuh diangka Rp1,2 triliun. Angka ini tumbuh Rp99 miliar atau 9,01 persen secara bulanan (mtm).

“Data menunjukkan yang mengalahkan kita hanya Kabupaten Badung dan Kabupaten Gianyar,” kata Pejabat (Pj) Bupati Tangerang Andi Ony, beberapa waktu lalu.

Andi Ony mengatakan, pencapaian ini tak lepas dari berbagai inovasi yang dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam mendukung prioritas pembangunan. Salah satu upaya utamanya adalah melaksanakan reformasi birokrasi. Reformasi ini bertujuan untuk menciptakan pemerintahan yang lincah dan pelayanan publik yang cepat serta efisien.

Baca Juga  Sanajaya di Vonis Bebas, King Naga Laporkan Kembali JB ke Polres Lebak

“Pemerintah harus mampu menyelenggarakan pemerintahan dan pelayanan publik yang lincah dan cepat. Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Tangerang tidak akan sebesar ini tanpa reformasi dalam pelaksanaan kegiatan,” ucapnya.

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru