Kesedihan dan Kekuatan: Kisah Dua Bersaudara di Tengah Tragedi Longsor Garut

- Kontributor

Selasa, 30 April 2024 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut – Personel SAR Gabungan berhasil menemukan dua dari tiga korban bencana longsor yang terjadi di Banjarwangi, Garut. Kedua korban yang ditemukan ternyata merupakan sejoli dua bocah kakak-beradik.

Penemuan dua dari tiga korban tertimbun longsor di Banjarwangi ini, dibenarkan oleh Waka Polres Garut Kompol Dhoni Erwanto.

Informasinya, dua korban yang ditemukan adalah Zeni (8) dan Dini (3). Keduanya merupakan kakak beradik. Dua bocah ini ditemukan di reruntuhan bangunan rumahnya yang tertimbun longsor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“2 jenazah yang ditemukan atas nama Zeni dan Dini. Langsung dievakuasi oleh petugas SAR Gabungan,” kata Dhoni Jumat (26/4/2024).

Dhoni menjelaskan, jenazah langsung dibawa ke Puskesdes setempat untuk dilakukan visum. Keduanya akan langsung dimakamkan oleh pihak keluarga.

Sementara satu korban lainnya, bernama Lilis (28) hingga Jumat siang pukul 13.08 WIB ini belum ditemukan. Petugas SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri hingga unsur relawan dan masyarakat masih berada di lokasi untuk melakukan pencarian.

Pencarian difokuskan di area rumah korban yang tertimbun longsor. Kepala Desa Talagajaya, Deni Hendra Purnama mengatakan, lokasi longsor berada di Kampung Sirnagalih.

Lokasi tersebut cukup terpencil dan berada di tengah-tengah kawasan persawahan. Total ada 6 rumah yang terdampak.

“Ada 6 rumah warga yang terdampak. 1 yang paling parah, yang rumah korban ini,” kata Deni di Mapolsek Banjarwangi.

 

Baca Juga  Proyek SPAM Anggaran 2023 Diduga Kurang Maksimal, Aktivis Desak Evaluasi
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru