Proyek SPAM Anggaran 2023 Diduga Kurang Maksimal, Aktivis Desak Evaluasi

- Kontributor

Sabtu, 20 September 2025 - 03:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak, 19 September 2025 – Proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kampung Cibabang, Desa Leuwidamar, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pembangunan yang bersumber dari anggaran tahun 2023 itu dinilai tidak maksimal dan terkesan dipaksakan oleh pihak pemborong berinisial SDI.

Sejumlah warga menilai fasilitas sarana rumah (SR) yang dipasang tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Beberapa unit mesin SR ditempatkan di area kebun, bahkan ada rumah yang mendapat lebih dari satu unit. Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya besar mengenai efektivitas dan perencanaan proyek.

“Kalau memang tidak bermanfaat, kenapa dipaksakan? Ini jelas hanya membuang-buang anggaran negara,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Klarifikasi Pihak Pemborong

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, pihak pemborong berinisial SDI, yang akrab disapa H. Pedol, membantah adanya unsur kesengajaan dalam penempatan mesin SR. Ia menyebut pemasangan dilakukan sesuai permintaan warga.

“Itu sesuai permintaan warga. Tadinya dipakai untuk ngebor sama Jaro, tapi tidak dapat air. Dekat masjid ada juga, karena satu keluarga ada dua KK, makanya saya pasang dua SR. Data lengkapnya ada, termasuk rincian, KTP, dan KK. Kurang lebih ada seratus SR. Silakan konfirmasi langsung ke kepala desa, Pak Edi Suyadi atau Openg,” jelasnya.

Meski demikian, fakta di lapangan menunjukkan beberapa mesin SR yang dipasang sejak 2023 kini sudah rusak dan berkarat akibat lokasi pemasangan tidak sesuai kebutuhan masyarakat.

Aktivis Akan Gelar Aksi

Menanggapi persoalan tersebut, seorang aktivis asal Lebak berinisial A menyatakan akan menggelar aksi demonstrasi di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak.

Baca Juga  Ketua Pemuda Pancasila Rangkasbitung Minta Disnaker dan Aparat Selidiki Dugaan Pemotongan Gaji Karyawan PT Win Bright Technology

“Kami akan segera mengadakan aksi demo ke Dinas PUPR. Banyak pembangunan SPAM yang terkesan asal-asalan dan tidak sesuai kebutuhan masyarakat. Ini dinilai hanya menghambur-hamburkan uang negara. Kami minta pemerintah turun tangan dan melakukan pemeriksaan menyeluruh agar pelanggaran ditindak sesuai aturan,” tegasnya.

Harapan Warga

Polemik pembangunan SPAM di Leuwidamar kini menjadi perhatian publik. Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi dan memastikan proyek penyediaan air minum benar-benar tepat sasaran serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru