Pemprov Banten Dorong SMK Link and Match untuk Cetak Lulusan Siap Kerja

- Kontributor

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Banten Andra Soni (keenam dari kanan) didampingi Kadisnakertrans Banten Septo Kalnadi, Kadisbud Banten Jamaludin dan Kepala DPMPTSP Virgojanti foto bersama pengurus Apindo Banten.

Gubernur Banten Andra Soni (keenam dari kanan) didampingi Kadisnakertrans Banten Septo Kalnadi, Kadisbud Banten Jamaludin dan Kepala DPMPTSP Virgojanti foto bersama pengurus Apindo Banten.

How Is My Site?

View Results

Loading ... Loading ...
Serang
  – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten mendukung pengembangan proyek percontohan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ‘link and match’ atau selaras dengan industri yang digagas Gubernur Banten Andra Soni dengan Yayasan SMK Mitra Industri MM20100.

“Disnakertrans bersama DPMPTSP siap memfasilitasi komunikasi dengan industri dalam program ini,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten, Septo Kalnadi di Serang, Kamis.

Ia mengatakan program tersebut saat ini masih dalam proses penetapan lokasi. Kemudian, pendirian yayasan, pengurusan perijinan dan persyaratan lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mudah-mudahan tahun ajaran baru nanti bisa berjalan,” kata Septo.

Ia berharap proyek percontohan SMK ‘link and match’ ini bisa berhasil sehingga nantinya bisa dikembangkan di kawasan industri lainnya yang ada di Banten, tidak hanya direncanakan dibangun di kawasan industri modern Cikande Kabupaten Serang dan Sawah Luhur Kota Serang.

“Kami berharap nantinya menjadi percontohan dan bisa dikembangkan di daerah lainnya,” kata Septo.

Sebelumnya Gubernur Banten Andra Soni bersama Yayasan SMK Mitra Industri MM2100 segera menggagas pendidikan vokasi yang terintegrasi dengan kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap kerja.

Ada dua SMK yang akan dijadikan pilot project atau proyek percontohan rencananya dibangun di dua Kawasan industri yaitu di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang dan di Kawasan Industri Sawah Luhur, Kota Serang.

Saat ini, Yayasan SMK Mitra Industri MM2100 sedang melakukan tahapan feasibility study (FS) di kedua kawasan itu. Pertimbangannya berdasarkan lokasi dan topografi, jumlah anak usia sekolah, jumlah SMK di wilayah sekitar, sampai pertumbuhan perekonomian masyarakat sekitar.

Baca Juga  Hasil Audit Bongkar Penyelewengan Rp1 Miliar, Bendahara Desa Petir Menghilang

Andra Soni bertekad untuk merealisasikan pendidikan vokasi yang terintegrasi antara dunia pendidikan dengan dunia kerja (link and match) yang sudah lama dicita-citakan.

Pendidikan vokasi menjadi salah satu upaya untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul serta menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Banten.

“Bagaimana lulusan SMK itu harus benar-benar siap kerja,” kata Andra Soni saat menerima kunjungan para pengurus Yayasan SMK Mitra Industri MM2100 bersama jajaran pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Provinsi Banten di Gedung Negara Kota Serang, Kamis (14/5).

Dengan pengalaman yang sudah dilakukan oleh yayasan tersebut di beberapa daerah, Andra Soni yakin pola yang sudah dikembangkan dapat diterapkan di Provinsi Banten. Apalagi Banten dianugerahi lokasi geografis yang strategis, dekat dengan ibu kota dan menjadi daerah lintasan antara Pulau Jawa-Sumatra.

Apalagi, saat ini ada sekitar 8.924 industri yang beroperasi di Provinsi Banten mulai dari industri kecil sampai besar. Dengan mengoptimalkan pola pendidikan vokasi bersama Yayasan SMK Mitra Industri, ia berharap ke depan lulusan SMK dapat terserap sebagai tenaga kerja yang andal dan profesional.

Sementara, Ketua Yayasan SMK Mitra Industri MM2100 Darwoto mengatakan program unggulan dari SMK Mitra Industri adalah pendidikan karakter. Pendidikan ini mengajarkan bagaimana peserta didik bisa beradaptasi dengan dunia Industri dengan dibekali berbagai kemampuan dan pengetahuan serta pelatihan-pelatihan yang sudah berbasis industri.

“Kami siap berkolaborasi dengan Pemprov Banten dalam menyiapkan SDM yang unggul,” katanya.

Berdasarkan pertimbangan yang dilakukannya, kedua lokasi yang akan dijadikan percontohan SMK vokasi itu masih terbuka, namun berada dalam kondisi persaingan yang cukup tinggi. Hal ini ditunjukkan oleh jumlah siswa SMA dan SMK yang lebih besar dibandingkan lulusan SMP, sehingga terjadi kompetisi dalam memperoleh peserta didik.

Baca Juga  Dapur SPPG Melebihi Target di Banding Penerima MBG,Media Diminta Aktiv Awasi Dapur SPPG di Banten

Selain itu, SMK yang berada di sekitar Kawasan itu menurutnya juga belum sepenuhnya mendukung kebutuhan industri. Misalnya di kedua kawasan industri masih didominasi oleh SMK dengan jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ). Padahal 25 industri modern Cikande itu metal works (pekerjaan terkait logam) dan industri manufaktur di Kawasan Industri Kasemen.

“Untuk itu, sebaiknya jurusan yang dibuka di SMK itu lebih kepada kebutuhan tenaga kerja di industri, seperti manajemen logistik, teknis pengelasan, teknis mekatronika dan teknis pemesinan,” katanya.

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daarul Aytam Mumtazah Perkuat Misi Sosial Lewat Kajian dan Silaturahmi Lintas Profesi
Dapur SPPG Melebihi Target di Banding Penerima MBG,Media Diminta Aktiv Awasi Dapur SPPG di Banten
Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Wabup Lebak Gaungkan Semangat Asta Cita
Wakil Bupati Lebak Hadiri Penanaman Seribu Pohon dan Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi
DPW Badak Banten Gelar Raker,Fokus Perkuat Solidaritas dan Kemandirian Ormas
Dishub Bogor Siapkan Sanksi Lebih Berat untuk Pelanggar Parkir Liar
Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
Pemprov Banten Verifikasi Ulang Ratusan Ribu Peserta BPJS PBI yang Dinonaktifkan

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:42 WIB

Daarul Aytam Mumtazah Perkuat Misi Sosial Lewat Kajian dan Silaturahmi Lintas Profesi

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:35 WIB

Dapur SPPG Melebihi Target di Banding Penerima MBG,Media Diminta Aktiv Awasi Dapur SPPG di Banten

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:23 WIB

Pemprov Banten Dorong SMK Link and Match untuk Cetak Lulusan Siap Kerja

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:57 WIB

Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Wabup Lebak Gaungkan Semangat Asta Cita

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:40 WIB

Wakil Bupati Lebak Hadiri Penanaman Seribu Pohon dan Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi

Berita Terbaru