Bamsoet Kenang Almarhum Harmoko:”Harmoko, Legenda Jurnalistik dan Politik Indonesia”

- Kontributor

Minggu, 31 Maret 2024 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,|Journalmedianews.com-Bambang Soesatyo (Bamsoet), Ketua MPR RI, mengenang almarhum mantan Menteri Penerangan dan mantan Ketua DPR/MPR RI, Harmoko, sebagai sosok panutan yang tak terlupakan. Harmoko, seorang politikus senior, guru, dan panutan bagi banyak kader Partai Golkar, memiliki pengaruh yang mendalam.

Bamsoet menyatakan, “Salah satu idola saya di dunia politik dan jurnalistik adalah almarhum Harmoko. Beliau tidak hanya dikenal sebagai mantan Menteri Penerangan dan Ketua DPR/MPR, tetapi juga sebagai seorang wartawan. Ketika saya masih menjadi reporter, Harmoko memberikan banyak inspirasi kepada saya.” Keterangannya ini disampaikan saat menghadiri acara seribu hari wafatnya Harmoko di Jakarta pada Jumat, 29 Maret 2024.

Acara tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh, termasuk istri almarhum Harmoko, Sri Harmoko, mantan Ketua DPR RI Agung Laksono, mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung, Staf Khusus Presiden RI Sukardi Rinakit, dan wartawan senior dari Kompas, J. Osdar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harmoko meninggal dunia pada tanggal 4 Juli 2021, pada usia 82 tahun. Sebelum wafat, beliau mengalami kerusakan saraf motorik otak belakang sejak tahun 2016.

Sebagai seorang wartawan, Harmoko memulai karirnya setelah lulus SMA pada awal tahun 1960-an. Beliau bekerja sebagai wartawan dan kartunis di Harian Merdeka dan Majalah Merdeka. Pada tahun 1964, Harmoko menjadi wartawan di Harian Angkatan Bersenjata, dan di tahun 1965, beliau bekerja di Harian API serta menjabat sebagai pemimpin redaksi majalah berbahasa Jawa, Merdiko.

Pada periode 1966 hingga 1968, Harmoko menjadi pemimpin dan penanggung jawab Harian Mimbar Kita. Kemudian, pada tahun 1970, beliau menerbitkan Harian Pos Kota.

Harmoko juga pernah menjabat sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan dipercayai oleh Presiden Soeharto sebagai Menteri Penerangan pada Kabinet Pembangunan IV di tahun 1983.

Baca Juga  Yusril dorong mitigasi risiko kejahatan keuangan layanan nontunai UMKM

Posisi sebagai Menteri Penerangan terus dipegang hingga Kabinet Pembangunan VI yang berakhir pada tahun 1997.

“Di partai politik, Harmoko pernah menjabat sebagai Ketua Umum Golkar pada periode 1993-1998. Karir politiknya ditutup dengan menjabat sebagai Ketua DPR/MPR RI pada tahun 1997-1999,” urai Bamsoet.

Bamsoet menambahkan saat menjadi Menteri Penerangan Harmoko mendirikan gerakan Kelompencapir (kelompok pendengar, pembaca, dan pemirsa). Kelompencapir ini dibentuk sebagai media untuk menyampaikan informasi dari pemerintah.

“Saat Menteri Penerangan di pegang Harmoko, harga-harga kebutuhan pokok rakyat cenderung stabil karena kerap diumumkan. Setiap hari Harmoko muncul di televisi mengumumkan harga-harga kebutuhan pokok rakyat, seperti harga cabe keriting dan lain-lain, untuk mencegah para spekulan bermain,” imbuh Bamsoet.

 

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakernis Bareskrim, Kapolri Soroti Ancaman Kejahatan Transnasional
Mensesneg Tegaskan BBM Subsidi dan Non-Subsidi Belum Naik
DPR Desak Penguatan Force Protection Usai Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Rupiah Melemah ke Rp17.041 per Dolar AS, Dipicu Lonjakan Harga Minyak Dunia
Ketum FRIC Instruksikan Jajaran Se-Indonesia Awasi Dapur MBG, Tegaskan Hak Rakyat Tidak Boleh Dikurangi
Laporan Reformasi Polri Segera Diserahkan ke Presiden Prabowo, Yusril: Tebalnya Ribuan Halaman
Menhub: Puluhan Ribu Armada Disiapkan Layani Mudik Lebaran 2026
PBNU Resmi Instruksikan Qunut Nazilah Respon Agresi Militer Israel-As ke Iran
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:16 WIB

Rakernis Bareskrim, Kapolri Soroti Ancaman Kejahatan Transnasional

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:07 WIB

Mensesneg Tegaskan BBM Subsidi dan Non-Subsidi Belum Naik

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:03 WIB

DPR Desak Penguatan Force Protection Usai Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:00 WIB

Rupiah Melemah ke Rp17.041 per Dolar AS, Dipicu Lonjakan Harga Minyak Dunia

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:53 WIB

Ketum FRIC Instruksikan Jajaran Se-Indonesia Awasi Dapur MBG, Tegaskan Hak Rakyat Tidak Boleh Dikurangi

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak

Senin, 29 Jun 2026 - 15:26 WIB