Jakarta
Loading ...
“Rakernis kali ini adalah bagian dari upaya dari Bareskrim dan jajaran untuk terus meningkatkan profesionalisme dengan penguatan kualitas dan kemampuan SDM,” katanya di Aula Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis.
Sigit mengatakan bahwa kondisi global saat ini yang tidak menentu turut berdampak pada situasi dalam negeri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini juga memunculkan celah-celah hukum baru yang tentunya harus kita antisipasi bersama,” katanya.
Maka dari itu, penguatan SDM Bareskrim Polri serta kolaborasi antarlembaga berperan menjadi penting dalam hal penegakan hukum guna mewujudkan rasa keadilan bagi masyarakat sebagaimana harapan Presiden RI Prabowo Subianto.
Berikutnya, ia mengingatkan para personel Bareskrim Polri untuk melaksanakan penegakan hukum dengan tuntas terhadap para pelaku kejahatan yang membahayakan negara dan masyarakat serta meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, khususnya kelompok-kelompok rentan.
“Di satu sisi juga bagaimana kita terus mengikuti perkembangan kejahatan-kejahatan transnasional yang tentu terus berkembang untuk mencari celah-celah untuk melakukan modus-modus operandi kejahatan baru. Tentunya ini yang menjadi perhatian kita bersama,” ucap Sigit.
Lebih lanjut, pemimpin Korps Bhayangkara itu mengatakan saat ini penegakan hukum berpedoman pada KUHP dan KUHAP baru.
Ia pun mengharapkan Polri bersama seluruh aparat penegak hukum (APH) dapat bekerja sama dalam mewujudkan keadilan sesuai paradigma KUHP dan KUHAP baru yang banyak memberikan ruang keadilan restoratif (restorative justice) di semua tingkatan.
Pada akhir penyampaiannya, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang bekerja bersama kepolisian.
“Ini menunjukkan wujud komitmen kita untuk bersama-sama bersatu melaksanakan penegakan hukum yang menjadi perhatian khusus pemerintah dan juga memberikan rasa aman dan memberikan keadilan bagi masyarakat yang perlu mendapatkan pelayanan di bidang hukum,” ucapnya.
Penulis : Zainal
Editor : Zaenal
Sumber Berita: Antara









