Swadaya Warga Dua Desa Cor Jalan Kabupaten Ciparasi–Majasari di Tengah Hujan

- Kontributor

Selasa, 23 Desember 2025 - 04:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Warga yang tergabung dalam KSM SIMASUKMA bersama Paguyuban Driver Sobang (PDS) melakukan pengecoran Jalan Lintas Desa Ciparasi–Majasari, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten, secara swadaya di tengah hujan, Sabtu (20/12/2025).

Foto : Warga yang tergabung dalam KSM SIMASUKMA bersama Paguyuban Driver Sobang (PDS) melakukan pengecoran Jalan Lintas Desa Ciparasi–Majasari, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten, secara swadaya di tengah hujan, Sabtu (20/12/2025).

LEBAK,JMN —Di tengah hujan yang turun hampir sepanjang hari, ratusan warga Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten, bergotong royong mengecor Jalan Lintas Desa Ciparasi–Majasari, Sabtu (20/12/2025). Jalan tersebut merupakan ruas jalan kabupaten yang selama ini mengalami kerusakan cukup parah.

Warga yang tergabung dalam KSM SIMASUKMA bersama Paguyuban Driver Sobang (PDS) melakukan pengecoran Jalan Lintas Desa Ciparasi–Majasari, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten, secara swadaya di tengah hujan, Sabtu (20/12/2025).

Kegiatan pengecoran dilakukan oleh Kelompok Masyarakat Swadaya (KSM) SIMASUKMA yang beranggotakan warga Desa Ciparasi, Majasari, dan Sukamaju. Aksi ini dipelopori Paguyuban Driver Sobang (PDS) dan sepenuhnya dibiayai dari swadaya serta iuran masyarakat, tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Sejak pagi, warga terlihat mengangkut material, mencampur semen, dan melakukan pengecoran di sejumlah titik jalan yang dinilai paling rusak. Meski hujan mengguyur dan kondisi jalan berlumpur, aktivitas gotong royong tetap berlangsung hingga siang hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan KSM SIMASUKMA menyampaikan bahwa jalan yang diperbaiki berstatus sebagai jalan Kabupaten Lebak. Namun, keterbatasan anggaran pemerintah mendorong masyarakat untuk mengambil inisiatif agar akses transportasi warga tetap dapat digunakan, terutama saat musim hujan.

“Ini murni swadaya masyarakat. Kami hanya berupaya memperbaiki bagian jalan yang kerusakannya paling parah agar masih bisa dilalui,” ujar perwakilan KSM di lokasi kegiatan.

Menurut warga, kondisi Jalan Lintas Ciparasi–Majasari yang memiliki panjang sekitar 3,5 kilometer tersebut sudah lama mengalami kerusakan dan belum tersentuh perbaikan menyeluruh. Jalan ini merupakan akses penting yang menghubungkan antar desa serta menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Meski dilakukan secara swadaya, warga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan bentuk kekecewaan terhadap pemerintah daerah. Sebaliknya, gotong royong ini dipandang sebagai bentuk partisipasi dan dukungan masyarakat terhadap pembangunan daerah.

Namun demikian, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Lebak dapat memberikan perhatian lebih serius terhadap kondisi infrastruktur di wilayah pedesaan.

Baca Juga  Ketua Pemuda Pancasila Rangkasbitung Minta Disnaker dan Aparat Selidiki Dugaan Pemotongan Gaji Karyawan PT Win Bright Technology

Mereka mengusulkan agar pada Tahun Anggaran 2026, Jalan Lintas Desa Ciparasi–Desa Majasari dapat dianggarkan untuk betonisasi secara menyeluruh.

“Kami berharap perbaikan jalan ini bisa menjadi prioritas, agar akses warga lebih aman dan slogan pembangunan daerah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata warga lainnya.

Aspirasi tersebut disampaikan dengan tetap menjunjung rasa hormat dan kepercayaan kepada Bupati dan Wakil Bupati Lebak sebagai pemegang mandat pembangunan daerah.

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru