Oknum Komite PAUD Permata Bunda Wangunjaya Diduga Lakukan Intimidasi dan Pengecualian Siswa

- Kontributor

Rabu, 18 Juni 2025 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ILUSTRASI AI

Foto: ILUSTRASI AI

LEBAK,18 Juni 2025 | Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh oknum Komite Sekolah PAUD KB Permata Bunda Wangunjaya, Kecamatan Cigemblong, Kabupaten Lebak, pada Rabu, 18 Juni 2025. Oknum berinisial OB diduga melakukan intimidasi, pengecualian sosial, hingga pembunuhan karakter terhadap seorang warga bernama Denis, asal Kampung Cibeledug, Desa Citorek Barat.

Insiden ini berawal saat beberapa wartawan mencoba melakukan konfirmasi terkait dugaan pungutan liar (pungli) dalam kegiatan kenaikan kelas di sekolah tersebut. Saat proses konfirmasi berlangsung, oknum komite diduga menghalang-halangi kerja jurnalis dan bersikap layaknya preman, dengan melakukan intimidasi terhadap Denis yang disebut turut berperan dalam pengungkapan informasi tersebut.

Aksi tersebut tidak hanya dinilai sebagai bentuk pelanggaran etika dan hukum, tetapi juga sebagai upaya membungkam peran media dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. “Kami sangat menyayangkan sikap represif dari oknum komite sekolah. Tindakan itu mencederai prinsip keterbukaan informasi dan mengancam kebebasan pers,” ujar salah satu jurnalis lokal yang enggan disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah wartawan di Kabupaten Lebak secara tegas meminta kepada Aparat Penegak Hukum, dalam hal ini Polsek Cijaku, Polres Lebak, serta Inspektorat Kabupaten Lebak, untuk segera turun tangan menyelidiki kasus ini. Mereka juga mendesak dilakukan audit dan investigasi menyeluruh terhadap pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di lembaga pendidikan tersebut, mengingat adanya dugaan penyalahgunaan dana oleh pihak sekolah.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan terkait belum dapat dikonfirmasi. Sementara sejumlah awak media di Kabupaten Lebak terus berupaya menggali informasi lebih lanjut guna memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pendidikan di wilayah tersebut.

 

Baca Juga  Bupati Lebak Hasbi Jayabaya Prioritaskan 3 Program dalam 100 Hari Kerja Pertama Menjabat
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak

Senin, 29 Jun 2026 - 15:26 WIB