Rapat Koordinasi Tanggap Darurat Bencana di Kabupaten Sukabumi: Evaluasi dan Langkah Strategis Penanganan Bencana

- Kontributor

Kamis, 12 Desember 2024 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi |Pada Kamis, 12 Desember 2024, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, bertindak sebagai moderator dalam Rapat Koordinasi Tanggap Darurat Bencana yang bertujuan untuk mengevaluasi penanganan bencana di Kabupaten Sukabumi. Rapat ini diadakan di Posko Tanggap Darurat Bencana, Pendopo Sukabumi, dan dihadiri oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M.

Dalam rapat tersebut, Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, memberikan penjelasan komprehensif mengenai langkah-langkah percepatan penanganan dampak bencana di wilayah Kabupaten Sukabumi. Ia menyampaikan bahwa bencana yang terjadi di wilayah ini sangat masif, berdampak pada 39 kecamatan dan 186 desa.

“Karena itu, seluruh jajaran di Kabupaten Sukabumi harus menjaga kekompakan, bersatu padu, dan melaksanakan langkah-langkah penanganan yang semakin maju. Terus layani dan beri kejelasan kepada masyarakat,” jelas Suharyanto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BNPB juga menekankan pentingnya langkah-langkah strategis dalam penanganan dampak bencana, termasuk memastikan sumber bencana sebagai antisipasi untuk kejadian serupa di masa mendatang. “Kalau sudah diketahui indikasi-indikasi sumber bencana, segera intervensi,” tegasnya.

Selain itu, Suharyanto menggarisbawahi pentingnya penggunaan sarana dan prasarana yang memadai serta langkah-langkah cepat dalam penanganan fungsi jalur transportasi, normalisasi listrik, layanan penyediaan BBM, serta antisipasi potensi bencana susulan.

“Langkah penting lainnya adalah penanganan masyarakat terdampak melalui penempatan tempat pengungsian yang semakin baik. Data pengungsi harus akurat sebagai dasar penanganan yang tepat,” tambahnya.

Kepala BNPB juga menegaskan perlunya langkah cepat dalam rehabilitasi dan rekonstruksi serta percepatan pemulihan agar masyarakat tidak terlalu lama berada di tempat pengungsian.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Porkopimda, unsur perangkat daerah, dan 39 kecamatan yang terdampak, yang mengikuti secara virtual. Acara ini menunjukkan komitmen kuat dari pemerintah daerah dan BNPB dalam menangani bencana secara efektif dan efisien, demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga  Tolak Sistem Paruh Waktu Ribuan Guru Honorer Demo Depan Gedung DPRD Sukabumi
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak

Senin, 29 Jun 2026 - 15:26 WIB