Oknum Kepala Desa Karangnunggal Intimidasi Wartawan di Lebak

- Kontributor

Jumat, 9 Agustus 2024 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak,9 Agustus 2024- Insiden mengejutkan terjadi di Kabupaten Lebak, Banten, ketika Marno, Kepala Desa Karangnunggal, Kecamatan Cirinten, diduga bertindak arogan dan melakukan intimidasi terhadap Aan, seorang wartawan dari media online cetak Mitrapol. Kejadian ini berlangsung pada Senin hingga Selasa sore sekitar pukul 17.30 WIB di Jalan Raya Gunungkencana, Cirinten.

Menurut keterangan Aan, insiden bermula ketika ia dibuntuti oleh mobil dinas berplat merah yang dikendarai oleh Marno. “Saya sedang dalam perjalanan pulang dari arah Gunung Kencana ketika mobil tersebut menyalip saya dan berhenti di depan. Di tempat yang sepi, Marno keluar dari mobilnya dan menggedor mobil saya dengan nada tinggi dan kata-kata kasar,” ungkap Aan.

Marno kemudian memaksa Aan keluar dari mobilnya sambil mengeluarkan kata-kata kasar. “Dia berkata, ‘Keluar kamu!’ dan ketika saya bertanya apa masalahnya, dia malah memaki saya dengan kata-kata kasar,” tambah Aan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika Aan menjelaskan bahwa dirinya adalah wartawan, Marno semakin marah dan terus mengeluarkan kata-kata kasar serta menghina profesi wartawan. “Dia bahkan sempat melemparkan puntung rokok yang masih menyala ke arah saya,” kata Aan.

Aan merasa tindakan Marno sangat merendahkan profesi wartawan dan berencana untuk menindaklanjuti insiden ini sesuai dengan hukum yang berlaku. “Saya akan melaporkan kejadian ini ke Polres Lebak atau Polda Banten. Saya berharap rekan-rekan wartawan dapat mengawal proses pelaporan ini,” tegas Aan.

Sementara itu, ketika dihubungi terpisah, Marno mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut dan menyarankan wartawan untuk menanyakan kepada pihak yang memberikan informasi.

Insiden ini menambah daftar panjang kasus intimidasi terhadap wartawan di Indonesia, yang sering kali menghadapi ancaman dan kekerasan dalam menjalankan tugasnya. Diharapkan pihak berwenang dapat segera mengambil tindakan tegas untuk melindungi kebebasan pers dan memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

Baca Juga  Desa Pasir Eurih Kecamatan Tamansari Realisasikan Bankeu Atau Angaran Samisade
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru