Serang: 55 Pengembang Real Estate Ikuti Sekolah Developer di Banten

- Kontributor

Rabu, 7 Agustus 2024 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang, 7 Agustus 2024 – Sebanyak 55 orang perwakilan pengembang Real Estate di Provinsi Banten mengikuti Sekolah Developer yang digelar oleh DPD Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Banten. Sekolah Developer ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para pelaku Real Estate di Indonesia.

“Hari ini ada sebanyak 56 orang utusan pengembang yang ada di Indonesia. Karena ada juga dari luar Banten seperti Makassar, Sulawesi Tenggara, dan Batam,” ucap Ketua DPD REI Provinsi Banten, Roni H. Adali, Rabu (7/8/2024).

Dengan peningkatan kapasitas SDM developer ini, diharapkan kualitas layanan REI kepada masyarakat akan terus meningkat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari hasil amatan, kami menemukan banyak pengembang yang setengah hati dalam membangun. Ini adalah masalah mindset dan cara berpikir yang harus maju serta dilengkapi kreativitas, ini kuncinya. Karena dari mindset akan melahirkan tindakan yang pada akhirnya melahirkan keberhasilan,” tambah Roni.

Kepala Badan Sertifikasi DPD REI, Djoko Slamet Utama, mengapresiasi pelaksanaan Sekolah Developer yang digagas oleh DPD REI Provinsi Banten. Melalui kegiatan ini, diharapkan kemampuan SDM pengembang perumahan di Banten dapat meningkat.

“Ada beberapa DPD REI yang melaksanakan kegiatan seperti ini. Salah satunya adalah DPD REI Banten,” ujarnya.

Salah seorang pemateri dalam kegiatan tersebut, Arie Mone, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen REI untuk meningkatkan SDM developer.

“Makanya terus kami dorong agar semua DPD REI di Indonesia bisa melaksanakan kegiatan seperti ini. Apalagi ini ada ketentuan dari pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga  Peringatan HUT RI ke-79: Masyarakat Tamansari Tampilkan Keberagaman Budaya
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak

Senin, 29 Jun 2026 - 15:26 WIB