Tiga Kategori Sasaran Bantuan Sosial Terpadu Dilebak Banten

- Kontributor

Jumat, 21 Juni 2024 - 06:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak-Pemerintah Kabupaten Lebak meluncurkan program bantuan sosial terpadu yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan rumah layak huni dan pemberian modal usaha.

Program ini menyasar masyarakat yang membutuhkan dengan tiga kategori utama penerima manfaat.

Dikatakan Kabid Perlindungan Jaminan Sosial (LINJAMSOS) Kab. Lebak, Agus Setiawan program ini dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyampaikan ada tiga kategori penerima manfaat, yaitu respon kasus, aspirasi dewan, dan atensi khusus.

Agus menjelaskan respon Kasus adalah bantuan yang diberikan berdasarkan kasus-kasus yang teridentifikasi dan diverifikasi, seperti yang terjadi di Cipanas di mana sebuah keluarga dengan anak berkebutuhan khusus mendapatkan bantuan karena rumah mereka tidak layak huni.

Selanjutnya melalui Aspirasi Dewan dimana bantuan yang disalurkan berdasarkan aspirasi dan usulan dari anggota dewan setempat, memastikan bahwa bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di daerah tersebut.

“Kemudian Atensi Khusus dimana bantuan ini diberikan kepada kasus-kasus khusus yang mendapatkan perhatian langsung dari Kementerian Sosial, biasanya disalurkan dalam kunjungan kerja ke wilayah tertentu,” ujar Agus dikutif dari Dialog Pagi bersama RRI Banten, Jumat (21/6/2024).

Lebih lanjut, Agus mengatakan program ini menyediakan bantuan sebesar 20 juta rupiah untuk pembangunan rumah yang tidak layak huni, dengan syarat lahan milik sendiri.

Bantuan tersebut tidak diberikan dalam bentuk tunai, melainkan dititipkan ke toko material lokal. Langkah ini diambil untuk memastikan penggunaan dana yang tepat dan memberdayakan ekonomi lokal.

Selain itu, penerima juga mendapatkan modal usaha sebesar Rp5 juta, yang terdiri dari Rp.500.000 untuk bahan kebutuhan dan Rp.450.000 untuk peralatan.

Baca Juga  Bupati Lebak Dukung Lebak Expo University, Dorong Peningkatan IPM dan Kualitas SDM
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru