Tingkatkan Kesejahteraan,Pj Bupati Lebak Optimalkan Tiga Program Unggulan

- Kontributor

Jumat, 7 Juni 2024 - 01:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK | Penjabat (Pj) Bupati Lebak Iwan Kurniawan menyebutkan pihaknya akan mengoptimalkan tiga program unggulan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membebaskan kemiskinan ekstrem serta pengangguran di daerahnya.

“Kami diperintahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk melaksanakan tiga program unggulan untuk percepatan pembangunan,” katanya di Rangkasbitung, Lebak, Banten, Kamis.

Ketiga program unggulan tersebut adalah kewirausahaan, koperasi dan UMKM, pariwisata dan pembangunan infrastruktur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program unggulan melibatkan kolaborasi dengan perguruan tinggi, pelaku usaha swasta dan BUMN, serta elemen masyarakat lainnya.

Untuk program mengembangkan kewirausahaan, koperasi dan UMKM diyakini dapat menumbuhkan pertumbuhan ekonomi di masyarakat.

Menurut dia, pemerintah daerah kini gencar melakukan kegiatan pelatihan dan pembinaan kewirausahaan juga koperasi dan pelaku UMKM guna meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan kualitas produksi agar bisa bersaing di pasar.

Ia mengatakan pelaku UMKM juga mendapatkan pelatihan digitalisasi agar mampu memasarkan produknya melalui media sosial dan dibantu sertifikasi halal serta perizinan secara gratis.

“Kami fokus kewirausahaan, koperasi dan UMKM, karena juga bisa menyerap tenaga kerja banyak,” kata Bupati.

Menurut dia, untuk program sektor pariwisata adalah mendatangkan wisatawan domestik dan mancanegara sebanyak-banyaknya.

Pemerintah daerah akan membangun wisata berbasis Agro Cikapek berupa pengembangan zonasi integrasi zona agrowisata, perkebunan, parkir, area istirahat, investasi dan bisnis, serta homestay.

Pembangunan wisata yang berada di lahan bekas Cikapek dengan luas puluhan hektare itu adalah bekas lahan hak guna usaha (HGU) perkebunan karet PT The Bantam and Preange yang sudah diberikan kepada pemerintah daerah setempat melalui program Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA)

“Pengembangan sektor pariwisata ini dapat menggulirkan perputaran uang dan pendapatan pelaku usaha masyarakat setempat,” katanya.

Baca Juga  Pemkot Cilegon Gelar “Jumat Jajan” untuk Dukung UMKM Lokal

Sedangkan, program unggulan ketiga yakni pembenahan pembangunan infrastruktur berupa jalan, jembatan, irigasi, pasar, dan lainnya.

Selama ini, kondisi infrastruktur perlu dilakukan pembangunan agar memperlancar arus lalu lintas dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Jika infrastruktur itu kondisinya baik dipastikan akan memudahkan orang dari luar daerah masuk ke Kabupaten Lebak untuk berinvestasi.

“Kami berharap dengan tiga program unggulan itu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga bisa menghapus kemiskinan ekstrem nol persen 2024,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak Juli Zakiah mengatakan berdasarkan data tahun 2023 jumlah pelaku UMKM tercatat sebanyak 72.485 unit usaha dan diharapkan tahun ini meningkat melalui pembinaan dan pelatihan produk unggulan daerah.

Selama ini, pelaku UMKM di Kabupaten Lebak belum memiliki produk unggulan daerah berbasis potensi alam dari hasil pertanian, perkebunan, pertambangan, peternakan dan perikanan.

Saat ini, menurut dia, pelaku UMKM yang mengembangkan produk berbasis alam, seperti gula aren, gula semut, kerajinan bambu, keripik singkong, ubi, kerupuk emping, kerupuk gadung, sale pisang, kerupuk ikan, baso ikan dan abon ikan belum berlisensi produk unggulan daerah.

“Kami berharap ke depannya pelaku UMKM dapat mengelola produk berbasis potensi alam menjadi produk unggulan daerah, sehingga mampu menggenjot ekonomi masyarakat sekaligus menghapus kemiskinan ekstrem,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

KY Umumkan 36 Nama Lolos Seleksi Kualitas Calon Hakim Agung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:11 WIB

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

⚖️ Hukum & Kriminal

KPK panggil Direktur PNBP SDA dan KND Kemenkeu Sebagai Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 11:24 WIB