Pencuri Beraksi di Siang Hari, Kendaraan Sekmat Cigemblong Digondol dari Halaman Kantor

- Kontributor

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di Kabupaten Lebak. Kali ini, sepeda motor milik Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Cigemblong, Yudi Rosmiadi, S.Pd., M.A., dilaporkan hilang saat terparkir di halaman Kantor Kecamatan Cigemblong, Senin (8/6/2026).

Peristiwa tersebut diduga terjadi pada siang hari saat aktivitas perkantoran berlangsung normal. Kendaraan milik Yudi diketahui hilang meskipun terparkir di lingkungan kantor pemerintahan yang pada saat itu masih dipenuhi pegawai dan aparatur kecamatan.

Yudi menuturkan, sepeda motor miliknya diparkir di halaman depan aula kantor sekitar pukul 11.10 WIB. Setelah itu, ia berada di dalam ruangan hingga menjelang petang dan tidak kembali mengecek kendaraannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seperti biasa, motor saya parkir di halaman depan aula sejak pukul 11.10 WIB. Setelah itu saya berada di dalam ruangan kantor dan tidak keluar lagi. Saat menjelang Magrib saya keluar dan mendapati motor sudah tidak berada di tempat,” ujar Yudi.

Berdasarkan rentang waktu tersebut, ia menduga aksi pencurian terjadi pada siang hari ketika seluruh pegawai masih beraktivitas di lingkungan Kantor Kecamatan Cigemblong.

“Saya menduga pencurian terjadi pada siang hari. Padahal saat itu seluruh pegawai berada di kantor. Namun, tidak ada seorang pun yang mengetahui atau melihat kejadian tersebut,” katanya.

Selain kehilangan kendaraan, Yudi juga menyoroti kondisi sistem pengawasan di kantor kecamatan. Menurutnya, kamera pengawas atau CCTV di lokasi diketahui tidak berfungsi saat peristiwa terjadi.

“Saat diparkir, motor dalam kondisi terkunci stang. Yang menjadi perhatian, CCTV kantor ternyata tidak berfungsi. Informasinya sudah sekitar dua hari tidak aktif. Saya tidak mengetahui apakah memang tidak dioperasikan atau ada faktor lain,” ungkapnya.

Baca Juga  KPK serahkan rekomendasi pembaruan UU Tipikor ke Kemenkum

Keanehan semakin terasa ketika perangkat CCTV kembali diaktifkan dan dilakukan pemeriksaan. Rekaman yang diduga berkaitan dengan waktu kejadian justru tidak ditemukan.

“Biasanya CCTV selalu aktif. Ketika dinyalakan kembali, rekaman dua hari terakhir tidak tersedia. Selain itu, sistem juga mengalami gangguan karena tanggal pada perangkat berubah menjadi 28 Mei. Setelah diperbaiki, rekaman dari 1 hingga 6 Juni masih ada, tetapi rekaman tanggal 7 dan 8 Juni tidak ditemukan,” jelas Yudi.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Yudi mengaku telah menyampaikan laporan awal kepada pihak kepolisian. Tidak lama setelah menerima informasi, jajaran Polsek Cijaku langsung mendatangi lokasi guna melakukan pengecekan dan pengumpulan informasi awal.

“Saya sudah menyampaikan laporan awal. Kapolsek merespons dengan cepat dan langsung datang ke lokasi. Untuk laporan resmi, kemungkinan besok saya akan mendatangi Polsek Cijaku,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, identitas pelaku maupun modus operandi yang digunakan untuk membawa kabur kendaraan tersebut masih dalam penyelidikan. Aparat kepolisian terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak serta menelusuri berbagai petunjuk yang dapat membantu mengungkap kasus tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena terjadi di lingkungan kantor pemerintahan pada saat jam kerja berlangsung. Di sisi lain, kondisi CCTV yang tidak berfungsi serta hilangnya rekaman pada tanggal yang diduga bertepatan dengan waktu kejadian menjadi aspek penting yang diharapkan dapat diungkap dalam proses penyelidikan.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa tindak pencurian kendaraan bermotor masih menjadi ancaman yang perlu diwaspadai. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan kunci pengaman tambahan, memilih lokasi parkir yang aman dan mudah terpantau, serta memastikan sistem keamanan lingkungan berfungsi secara optimal.

Publik berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas kasus tersebut, mengungkap pelaku, serta menelusuri seluruh fakta yang berkaitan dengan hilangnya kendaraan, termasuk penyebab tidak berfungsinya CCTV saat kejadian. Pengungkapan kasus ini dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat.

Penulis : Denis

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beredar Informasi Dugaan Penganiayaan terhadap Aktivis di Lebak, Publik Menanti Klarifikasi Resmi Aparat
Febrie Ardiansyah Tersangka,Plt Jampidsus Terima Pelimpahan Tiga Perkara Korupsi, Dua Tersangka Telah Ditetapkan
Polri dan Polda Metro Jaya Geledah Delapan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi PLN, Asabri, dan Krakatau Steel
Polda Banten Gagalkan Peredaran 44.500 Bungkus Rokok Ilegal, Tiga Pelaku Diamankan
Kasasi Ditolak, MA Segera Usulkan PTDH Arif Nuryanta dan Djuyamto
Gudang Rokok Tanpa Cukai Digerebek, Polda Banten Amankan Tiga Terduga Pelaku
Polisi Selidiki Pencurian di Kantor Desa dan SDN di Lebak, Olah TKP Langsung Dilakukan
PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 03:53 WIB

Beredar Informasi Dugaan Penganiayaan terhadap Aktivis di Lebak, Publik Menanti Klarifikasi Resmi Aparat

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:06 WIB

Febrie Ardiansyah Tersangka,Plt Jampidsus Terima Pelimpahan Tiga Perkara Korupsi, Dua Tersangka Telah Ditetapkan

Kamis, 9 Juli 2026 - 04:33 WIB

Polri dan Polda Metro Jaya Geledah Delapan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi PLN, Asabri, dan Krakatau Steel

Kamis, 9 Juli 2026 - 04:21 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 44.500 Bungkus Rokok Ilegal, Tiga Pelaku Diamankan

Kamis, 9 Juli 2026 - 04:07 WIB

Kasasi Ditolak, MA Segera Usulkan PTDH Arif Nuryanta dan Djuyamto

Berita Terbaru