Dinkop Lebak Siapkan Pendamping KDKMP

- Penulis Berita

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak menyiapkan program Business Assistent (BA) atau pendamping koperasi bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang ada di wilayah Lebak. Program pendampingan tersebut dilaksanakan selama tiga bulan, terhitung sejak Oktober hingga Desember 2025, sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan dan bisnis koperasi.

Plt. Kabid Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Teddy Teguh, di Rangkasbitung, Minggu,25 Januari 2026 mengatakan, pendampingan ini penting untuk memastikan koperasi dapat berjalan sesuai prinsip dan tujuan koperasi.

Saat ini, lanjut Teddy, jumlah KDKMP di Kabupaten Lebak mencapai 344 koperasi yang tersebar di desa dan kelurahan. Untuk mendampingi ratusan koperasi tersebut, Dinkop Lebak menyiapkan sebanyak 33 orang pendamping Business Assistent . “Satu orang Business Assistent mendampingi sekitar 10 koperasi. Jadi pendampingannya fokus dan bisa lebih efektif,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Teddy menjelaskan, tujuan utama keberadaan Business Assignment adalah membimbing dan mengarahkan para pengurus koperasi agar memahami konsep dan praktik bisnis koperasi.

Menurutnya, masih banyak pengurus koperasi yang belum benar-benar memahami bagaimana menjalankan bisnis koperasi secara profesional dan berkelanjutan.

Para pendamping, kata dia, akan memberikan pemahaman mulai dari tata kelola koperasi, perencanaan usaha, hingga pengelolaan keuangan koperasi. Dengan adanya pendampingan ini, Dinkop Lebak berharap koperasi tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi juga mampu menjalankan kegiatan usaha yang sehat.

Teddy menegaskan, koperasi harus dipahami sebagai badan usaha yang memiliki orientasi bisnis, namun tetap mengedepankan prinsip kebersamaan dan kesejahteraan anggota. “Harapannya, dengan pendampingan ini, pengurus koperasi semakin paham, koperasi bisa berjalan baik, dan pada akhirnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga  Jembatan Gantung Penghubung Antar Desa di Lebak Nyaris Roboh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Viral Dijual Rp65 Miliar, Pulau Umang Disegel KKP karena Tak Berizin
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Minggu, 26 April 2026 - 12:05 WIB

Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026

Berita Terbaru