Fam Fuk Tjhong Soroti Persalinan di Mobil Pikap Akibat Jalan Rusak di Lebak

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026 - 03:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Seorang ibu terpaksa melahirkan di dalam mobil pikap di Kampung Cibarani, Desa Cibarani, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten, akibat kondisi jalan desa yang rusak parah dan tidak dapat dilalui kendaraan menuju fasilitas kesehatan. Proses persalinan darurat tersebut berlangsung tanpa bantuan tenaga medis dan hanya dibantu oleh warga sekitar.

Peristiwa itu terjadi saat pihak keluarga berupaya membawa ibu hamil menuju layanan kesehatan terdekat. Namun, perjalanan terhenti karena kondisi jalan yang berlumpur, licin, serta dinilai tidak layak dilalui. Dalam situasi darurat, persalinan akhirnya dilakukan di bak mobil pikap.

Kejadian ini kembali menyoroti buruknya akses infrastruktur dasar di wilayah pedesaan. Kerusakan jalan yang telah berlangsung bertahun-tahun dinilai berdampak langsung pada keselamatan dan hak dasar masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi peristiwa tersebut, Wakil Ketua Umum Feradi XV WPI, Fam Fuk Tjhong, menyampaikan kritik keras kepada pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi. Ia menilai kejadian tersebut bukan sekadar musibah, melainkan akibat dari kelalaian kebijakan yang dibiarkan berlangsung lama.

“Ini bukan musibah. Ini adalah akibat kelalaian administratif yang terjadi secara struktural. Ketika seorang ibu harus melahirkan di jalan rusak, itu menandakan kegagalan negara dalam menjalankan kewajiban konstitusionalnya untuk melindungi warga,” ujar Fam Fuk Tjhong, Selasa (20/1/2026).

Menurut dia, peristiwa di Kecamatan Cirinten mencerminkan ketimpangan pembangunan yang masih nyata terjadi di daerah pinggiran.

“Pemerintah kerap berbicara tentang pembangunan dan kesejahteraan, tetapi kondisi di Cirinten menunjukkan hal sebaliknya. Pembangunan yang tidak merata adalah bentuk kekerasan kebijakan, dan masyarakat desa selalu menjadi pihak yang paling dirugikan,” katanya.

Fam Fuk Tjhong menegaskan bahwa respons pemerintah tidak seharusnya berhenti pada simpati atau reaksi setelah muncul perhatian publik. Ia mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan infrastruktur di Kabupaten Lebak.

Baca Juga  Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan

“Kami mendesak evaluasi total kebijakan infrastruktur, audit anggaran secara terbuka, serta penetapan pembangunan jalan desa sebagai prioritas darurat. Jika tidak dilakukan, maka penderitaan rakyat sama saja dilegalkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kasus yang terjadi di Kampung Cibarani harus menjadi peringatan serius bagi negara agar lebih hadir dalam menjamin akses dasar masyarakat pedesaan.

“Selama negara absen di jalan-jalan rusak wilayah pedesaan, peristiwa seperti ini akan terus berulang. Hari ini seorang ibu melahirkan di mobil pikap, besok bisa jadi nyawa lain yang terancam,” pungkasnya.

 

Jurnalis: Denis | Editor: Redaksi JMN |© BBR 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Viral Dijual Rp65 Miliar, Pulau Umang Disegel KKP karena Tak Berizin
Ratusan Domba Garut Dibagikan, Lebak Kejar Swasembada Daging
Peredaran Miras Oplosan di Bogor Dikeluhkan Warga, Masyarakat Harap Ada Penertiban
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Minggu, 26 April 2026 - 12:05 WIB

Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026

Minggu, 26 April 2026 - 11:59 WIB

Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan

Kamis, 23 April 2026 - 04:49 WIB

Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler

Berita Terbaru