Enam kecamatan di Kabupaten Tangerang terdampak bencana banjir

- Kontributor

Senin, 12 Januari 2026 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang (JMN) -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Banten, melaporkan sebanyak enam wilayah kecamatan di daerah itu terdampak bencana alam banjir akibat hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Minggu (11/1).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik di Tangerang, Senin mengatakan bahwa dari enam wilayah yang terendam banjir itu di antaranya seperti di Teluk Naga, Kosambi, Pakuhaji, Pasar Kemis, Mauk hingga Sepatan.

“Berdasarkan data yang terlapor sejak Minggu (11/1) hingga hari ini total ada 18 titik banjir dengan enam wilayah kecamatan,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia bilang, ketinggian banjir yang melanda di sebagian wilayah Kabupaten Tangerang ini bervariasi mulai dari ketinggian 30 centimeter hingga 140 centimeter.

Menurutnya, bencana alam ini terjadi selain disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi, juga akibat luapan air dari sungai serta danau yang tidak bisa menampung debit air.

“Hingga saat ini kami masih melakukan pendataan titik banjir yang melanda permukiman warga,” tuturnya.

Taufik mengungkapkan, atas banjir yang telah melanda wilayahnya tersebut setidaknya ada sekitar 1.000 lebih jiwa dengan 1.014 lebih kepal keluarga (KK).

“Seperti yang dilaporkan di Perum Villa Tomang Baru, RT/RW 01/17, desa Gelam Jaya ada 23 rumah dengan tinggi air 140 cm,” ujarnya.

Selain banjir, tambah dia, terdapat laporan kejadian bencana seperti pohon tumbang dan rumah roboh terjadi di kecamatan Sukamulya dan Gunung Kaler.

“Kami juga menerima pelaporan adanya pohon tumbang dan rumah roboh. Saat ini kami sudah menanganinya,” kata dia.

Baca Juga  Lebak: Pendampingan Teknis Manajemen Usaha & Kesehatan Ternak Domba
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru