Dugaan Korupsi Dana APBD di Ciherang Pondok: Kadis DPMD Kabupaten Bogor Diduga Tutup Mata?

- Kontributor

Jumat, 25 Juli 2025 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, 25 Juli 2025 – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Renaldi Yushab Fiansyah, S.SOS., kini menjadi sorotan tajam publik. Ia diduga mengabaikan maraknya dugaan korupsi terkait dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor.

Fokus perhatian tertuju pada proyek pengaspalan jalan lingkungan (Jaling) di Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, yang saat ini tengah hangat menjadi perbincangan.

Dugaan kuat ini muncul setelah Renaldi Yushab Fiansyah tidak memberikan tanggapan saat dihubungi melalui pesan WhatsApp oleh awak media pada Kamis, 24 Juli 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya konfirmasi terkait proyek pengaspalan di Ciherang Pondok tersebut diabaikan begitu saja. Sikap bungkam dari Kadis DPMD ini justru menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan masyarakat dan media.

Padahal, dalam pemberitaan sebelumnya, Ace, selaku Sekretaris Desa Ciherang Pondok, secara gamblang mengakui adanya pemotongan anggaran dalam proyek tersebut.

“Yah kan pemotongan anggaran juga kami gunakan untuk RT/RW, orang kecamatan yang datang ke lokasi sama inspektorat juga anggaplah untuk ganti BOP,” ujar Ace dengan lantang.

Pengakuan ini mengindikasikan adanya praktik ‘bagi-bagi’ dana yang melibatkan berbagai pihak, bersumber dari anggaran proyek APBD.

Ironisnya, di tengah pengakuan yang cukup blak-blakan dari Sekdes Ciherang Pondok tersebut, Renaldi Yushab Fiansyah, selaku pimpinan DPMD Kabupaten Bogor, justru seolah tutup mata dan telinga.

Sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pengawasan penggunaan dana desa dan pembangunan di tingkat masyarakat, minimnya respons dari Kadis DPMD menimbulkan pertanyaan besar mengenai komitmen dinas dalam memberantas praktik korupsi dan memastikan transparansi anggaran.

Hingga berita ini ditayangkan, Renaldi Yushab Fiansyah belum juga memberikan tanggapan resmi atau menunjukkan pergerakan yang signifikan terkait dugaan penyelewengan dana APBD ini.

Baca Juga  Ketua DPRD dan Sekda Sukabumi Hadiri Rakor Bahas Pelantikan Hasil Pemilu 2024 Dengan Kemendagri

Masyarakat dan berbagai pihak menuntut adanya investigasi menyeluruh serta tindakan tegas terhadap semua pihak yang terlibat dalam dugaan korupsi di Ciherang Pondok.

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru