Diserang di Tengah Malam: Warga Barengkok Jadi Korban Kekerasan di RSUD Malingping

- Kontributor

Senin, 9 Juni 2025 - 04:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak,03 Juni 2025 | Insiden pengeroyokan brutal terjadi di RSUD Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, pada Selasa dini hari (3/6/2025). Seorang warga Barengkok berinisial E menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang tak dikenal yang diduga berjumlah sekitar sepuluh orang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Korban mengaku datang ke rumah sakit bersama rekannya untuk menjenguk istri rekannya yang tengah dirawat di Unit Gawat Darurat (UGD). Namun, setibanya di lokasi, mereka justru didekati oleh sekelompok orang yang tiba-tiba menyerang.

“Awalnya mereka bertanya kepada teman saya, apakah dia E. Teman saya menyangkal, tapi salah satu dari mereka langsung menunjuk saya dan berkata, ‘Ini E yang dimaksud’. Setelah itu saya langsung dirangkul dan dipukuli bersama-sama hingga jatuh ke lantai,” ungkap E kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang saksi mata yang berada di lokasi menyatakan bahwa aksi pengeroyokan berlangsung secara brutal. Para pelaku disebut tidak hanya memukul korban, tetapi juga menikam bagian lehernya dan menginjak-injak tubuh korban yang sudah tersungkur.

Petugas keamanan RSUD Malingping sempat mencoba melerai kejadian tersebut. Namun upaya tersebut terhenti saat salah satu pelaku, yang mengenakan kaos lengan pendek berwarna hitam, mengeluarkan sebilah golok. Kejadian itu membuat petugas mundur karena khawatir akan keselamatan dirinya.

“Saat korban sudah tidak berdaya, seorang ibu paruh baya datang mencoba menyelamatkan dengan memeluknya sambil berteriak, ‘Sudah, sudah, kasihan,’” kata saksi tersebut.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kelompok pelaku diduga sama dengan yang sebelumnya sempat membuat keributan di Kafe Haigo, Jalan Baru. Mereka juga disebut sempat mengintimidasi salah satu warga Cikujang, Pandeglang, Banten, sebelum beraksi di rumah sakit.

Baca Juga  Sanajaya di Vonis Bebas, King Naga Laporkan Kembali JB ke Polres Lebak

Seorang saksi lain berinisial H mengonfirmasi bahwa kelompok tersebut juga terlibat dalam penyerangan di kafe tersebut. “Kelompok itu datang dan menyerang secara membabi buta. Saat itu saya juga berada di lokasi,” ujarnya.

Menanggapi peristiwa tersebut, tokoh masyarakat dan pemuda di wilayah hukum Malingping mengecam keras aksi kekerasan tersebut dan mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera menangkap para pelaku.

“Kejadian ini sangat mencoreng rasa aman publik, terlebih terjadi di lingkungan rumah sakit yang seharusnya steril dari aksi kekerasan. Kami mendorong penegakan hukum yang tegas dan profesional,” tegas seorang tokoh pemuda setempat.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah melalui instruksi Presiden tengah menggencarkan upaya pemberantasan premanisme di seluruh wilayah Indonesia.

“Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Para pelaku harus segera ditangkap agar menimbulkan efek jera dan menjaga ketertiban umum,” tambahnya.

Pihak kepolisian diharapkan segera mengusut tuntas kasus ini dengan pendekatan yang transparan dan profesional, demi menjaga kepercayaan masyarakat serta menjamin rasa aman di lingkungan publik, khususnya fasilitas kesehatan.

 

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak

Senin, 29 Jun 2026 - 15:26 WIB