LSM Curigai Pengurangan Material di Proyek Jalan Cempaka

- Kontributor

Minggu, 25 Mei 2025 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak, 24 Mei 2025 | Proyek pembangunan jalan poros desa (lapen) di Desa Cempaka, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, yang dibiayai dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025, menuai sorotan tajam dari masyarakat dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Proyek yang semestinya meningkatkan aksesibilitas warga tersebut justru menimbulkan tanda tanya besar terkait kualitas pengerjaannya.

Pantauan langsung di lapangan menunjukkan bahwa lapisan aspal pada jalan tersebut terlihat sangat tipis hingga tampak dasar tanah di beberapa titik. Sebaliknya, screeding atau lapisan batu terlihat terlalu tebal dan tidak proporsional, memunculkan dugaan adanya ketidaksesuaian teknis serta potensi pengurangan material penting.

“Bagaimana jalan ini bisa bertahan lama kalau kualitas pengerjaannya seperti ini? Jelas terlihat asal jadi,” kata seorang warga yang kerap melintas di jalan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang warga lainnya menyatakan bahwa proyek jalan tersebut seolah hanya dijalankan untuk formalitas. “Menurut saya ini hanya menggugurkan kewajiban. Yang penting proyek selesai dan ada keuntungan, bukan benar-benar untuk kepentingan warga,” ujarnya.

Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Cempaka, Samun, belum membuahkan hasil. Saat didatangi ke kantor desa, beliau tidak berada di tempat. Salah satu perangkat desa menyatakan bahwa kepala desa telah pulang dan menyarankan untuk menemui langsung di kediamannya. Namun saat dikunjungi, yang bersangkutan juga tidak ditemukan. Pesan WhatsApp yang dikirimkan awak media telah terbaca, tetapi tidak mendapat balasan.

Menanggapi hal ini, Rohim, perwakilan dari LSM yang aktif memantau penggunaan dana publik di wilayah tersebut, menyayangkan sikap tertutup pemerintah desa. “Seharusnya sebagai pemimpin, beliau siap memberikan klarifikasi dan terbuka terhadap kritik. Menghindar bukan sikap yang tepat dalam menghadapi pertanyaan publik,” ujarnya.

Baca Juga  Samisade Terealisasi:Warga Tajur Halang Keluhkan Kualitas Proyek Desa

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Desa Cempaka maupun Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) belum memberikan pernyataan resmi. LSM dan media berkomitmen untuk terus melakukan investigasi guna memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana desa.

 

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak

Senin, 29 Jun 2026 - 15:26 WIB