Mobil Siaga Desa Kadudamas Diduga Gunakan Dua Pelat Nomor, Kades Akui Ganti untuk Beli Pertalite

- Kontributor

Senin, 12 Mei 2025 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

Lebak – Senin (12/5/2025) | Mobil siaga milik Desa Kadudamas, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, diduga menggunakan dua pelat nomor berbeda.

Mobil yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat itu menjadi sorotan warga karena tidak menggunakan pelat asli dan tidak menampilkan identitas sebagai mobil desa.

Dalam klarifikasinya kepada awak media via WhatsApp, Kepala Desa Kadudamas mengakui bahwa pergantian pelat dilakukan secara sengaja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk pelat, sengaja kami ganti agar bisa membeli pertalite. Kalau pakai pelat asli tidak bisa beli, kasihan masyarakat,” ujar Kepala Desa.

Terkait pajak kendaraan, ia juga mengaku belum melakukan pembayaran.

“Tahun ini belum saya bayar, tapi uang pajak sudah saya kembalikan ke kas desa. Nanti saya bayarkan sekaligus,” tambahnya.

Penggunaan kendaraan desa dengan cara seperti ini menimbulkan tanda tanya besar. Padahal, sesuai aturan, mobil siaga yang bersumber dari Dana Desa (DD) wajib menggunakan logo atau nama desa sebagai bentuk transparansi dan identitas publik. Nomor polisi asli kendaraan tersebut diketahui adalah A 1352 N.

Selain berpotensi melanggar hukum lalu lintas dan administrasi kendaraan, praktik ini juga berisiko menimbulkan penyalahgunaan aset desa.

Masyarakat menuntut agar mobil siaga digunakan sebagaimana mestinya untuk kepentingan umum, terutama dalam keadaan darurat atau pelayanan sosial.

Masyarakat mendesak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lebak, Inspektorat, serta pihak-pihak terkait untuk segera turun tangan dan melakukan penelusuran terhadap dugaan pelanggaran tersebut.

 

Baca Juga  Jaro Suarta: Masjid Darussalam Citorek Sabrang Jadi Pusat Spiritualitas dan Silaturahmi Warga
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak

Senin, 29 Jun 2026 - 15:26 WIB