Ironis! Kantor Desa Muncang Kosong Saat Jam Kerja, Warga Kecewa dan DPMD Diminta Bertindak

- Kontributor

Sabtu, 10 Mei 2025 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK,10 Mei 2025— Pemandangan tak biasa terlihat di Kantor Desa Muncang, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, pada Jumat (9/5/25) pagi. Saat seharusnya pelayanan publik berlangsung aktif, kantor tersebut justru tampak sepi dan tidak berpenghuni.

Pantauan awak media sekitar pukul 09.00 WIB menunjukkan tidak adanya aktivitas pemerintahan di lokasi. Ruang pelayanan kosong, kursi-kursi dibiarkan tanpa penghuni, dan pintu ruangan kepala desa tertutup rapat. Padahal, waktu tersebut masih termasuk dalam jam kerja resmi pelayanan masyarakat.

“Kami datang ke Kantor Desa Muncang, tapi tidak ada satu pun petugas. Katanya hari kerja, tapi kantornya kosong. Bagaimana masyarakat mau mendapatkan pelayanan jika kondisi seperti ini terus terjadi?” ungkap salah seorang wartawan dengan nada kecewa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Situasi ini memicu reaksi dari berbagai pihak yang menilai bahwa Pemerintah Kecamatan Muncang dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lebak perlu segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur desa.

“Kalau tidak ada tindakan tegas, masyarakat akan semakin tidak percaya pada pelayanan pemerintah desa. Ini bukan sekadar soal absen, tapi menyangkut hak publik yang terabaikan,” ujar awak media lainnya.

Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Muncang hingga berita ini diturunkan belum membuahkan hasil. Panggilan telepon yang dilakukan beberapa kali tidak mendapatkan respons, dan belum ada klarifikasi resmi dari pihak desa terkait alasan kekosongan kantor pada jam pelayanan.

Ketidakhadiran perangkat desa saat jam kerja bukan hanya mencederai kepercayaan publik, tetapi juga berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Sebagai ujung tombak pemerintahan, kantor desa semestinya menjadi tempat yang paling mudah diakses warga, bukan malah mengecewakan.

Baca Juga  Pemkab Lebak Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Tekan Inflasi

Masyarakat berharap agar kondisi ini tidak terus berulang. Evaluasi menyeluruh dan tindakan disipliner yang tegas diperlukan agar pelayanan publik di Desa Muncang kembali berjalan sebagaimana mestinya.

 

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru