Banten Akan Perkuat Pelayanan Publik Kelompok Rentan

- Kontributor

Rabu, 19 Februari 2025 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Forum Perangkat Daerah tahun 2026 dalam rangka sinkronisasi program dan kegiatan bidang urusan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, kependudukan dan pencatatan sipil, pengendalian penduduk dan keluarga berencana, di DP3AKKB, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (18/2/2025).

Suasana Forum Perangkat Daerah tahun 2026 dalam rangka sinkronisasi program dan kegiatan bidang urusan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, kependudukan dan pencatatan sipil, pengendalian penduduk dan keluarga berencana, di DP3AKKB, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (18/2/2025).

Serang,19 Februari 2025 | Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten membantu memperkuat sektor pelayanan publik berbasis kelompok rentan.

Kelompok rentan tersebut meliputi kelompok penyandang disabilitas, orang lanjut usia, wanita hamil, anak-anak, korban bencana alam dan bencana sosial.

“Negara harus hadir memberikan rasa aman kepada rakyatnya, dan itu menjadi salah satu bentuk kehadiran negara,” kata Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Nana Supiana pada Forum Perangkat Daerah tahun 2026 dalam rangka sinkronisasi program dan kegiatan bidang urusan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, kependudukan dan pencatatan sipil, pengendalian penduduk dan keluarga berencana, di DP3AKKB, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (18/2/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nana mengungkapkan, kelompok rentan itu harus diberikan fasilitas untuk memudahkan dalam segala urusan pelayanan. Jangan sampai, keterbatasan yang mereka miliki menjadi ancaman yang membuat mereka tidak berdaya.

“Tentu pemerintah tidak bisa bergerak sendiri, dibutuhkan kolaborasi semua pemangku kepentingan,” ucapnya.

Nana juga menyoroti terkait dengan kenakalan remaja yang belakangan ini ramai terjadi seperti tawuran sampai pada topik obat-obatan. Menurutnya, peran orang tua sangat krusial dalam mengantisipasi terjadinya berbagai kenakalan remaja yang sering terjadi.

“Keluarga menjadi ujung tombak. Karena itu adalah cakupan terkecil dalam pengawasan dan pendidikan kepada anak-anak,” ujarnya.

Kepala DP3AKKB Provinsi Banten Siti Ma’ani Nina mengatakan, kelompok rentan harus mendapatkan pelayanan publik yang baik.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan-RB) Nomor 11 Tahun 2024 terkait dengan pelayanan publik yang ramah kelompok rentan.

“Ini merupakan salah satu program kegiatan yg inklusi,” katanya.

Namun demikian, hal ini tentu akan terlaksana dengan baik manakala kolaborasi antar OPD dan lintas sektoral terjalin dengan baik. Sebab pelayanan publik itu melibatkan banyak OPD.

Baca Juga  Bertahun-tahun Jalan Rusak Warga di Lebak Tanam Pohon Pisang dan Ikan Lele di Tengah Jalan

Oleh karena itu, dalam implementasinya nanti diperlukan sebuah regulasi yang jelas terkait hal itu. setelah itu baru bisa dilaksanakan dengan baik

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak

Senin, 29 Jun 2026 - 15:26 WIB