Zoom Meeting Darurat: Sekda Sukabumi Koordinasikan Penanganan Bencana Alam

- Kontributor

Jumat, 6 Desember 2024 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi, Jurnalmedianews.com| – Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, mengadakan zoom meeting darurat dengan puluhan kecamatan yang terdampak cuaca ekstrem di Kabupaten Sukabumi. Pertemuan virtual ini berlangsung di Pendopo Palabuhanratu pada Kamis malam, 5 Desember 2024.

Dalam pertemuan tersebut, Sekda Ade mengungkapkan bahwa jumlah desa yang terdampak bencana alam meningkat menjadi 101 desa dari 38 kecamatan pada pukul 18:00 WIB. “Berdasarkan laporan, Kecamatan Warungkiara masih mengalami pergerakan tanah, begitu juga di Kecamatan Kabandungan. Rilis resmi akan kami tunggu hingga pukul 00:00 WIB,” jelasnya.

Korban dan Dampak Bencana

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah korban mencapai 1.749 jiwa dari 744 kepala keluarga (KK), dengan 99 KK di antaranya harus mengungsi. Selain itu, terdapat dua korban meninggal dunia dan enam orang masih dinyatakan hilang. Sebanyak 182 KK atau 365 jiwa lainnya berada dalam kondisi terancam.

“Kami masih menunggu update terbaru dari para camat di lapangan,” tambah Sekda Ade.

Kebutuhan Mendesak Korban Bencana

Sekda Ade juga menekankan bahwa para korban bencana saat ini sangat membutuhkan pasokan makanan, pakaian, dan selimut. “Bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan, dapat langsung mengirimkannya ke posko terdekat di kantor kecamatan atau lokasi pengungsian,” paparnya.

Dengan koordinasi yang terus dilakukan, diharapkan penanganan bencana di Kabupaten Sukabumi dapat berjalan lebih efektif dan cepat. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.

Baca Juga  Wali Kota Cilegon Kukuhkan 55 Anggota Paskibraka untuk HUT ke-79 RI
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak

Senin, 29 Jun 2026 - 15:26 WIB