Musim Hujan Mengancam: Longsor di Sukabumi Menyebabkan Kerugian Besar

- Kontributor

Selasa, 12 November 2024 - 00:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi, Jawa Barat – Musim penghujan yang intens belakangan ini telah menjadi ancaman serius bagi warga yang tinggal di dekat aliran sungai atau di daerah dengan ketinggian tanah yang tidak merata.

Hujan deras yang berlangsung lama setiap harinya meningkatkan risiko bencana alam seperti banjir dan longsor. Salah satu kejadian longsor terjadi pada Senin (11/11/2024) di Kp. Nyalindung, RT. 03 RW. 04, Kelurahan Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Longsor yang terjadi diduga akibat intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung lama hampir setiap hari. Akibatnya, satu rumah warga mengalami kerusakan parah, dengan bagian depan dan dapur rumah amblas. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian materi yang dialami cukup besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak terkait seperti RT, RW, LPM, Pemdes, Damkar, BPBD, Babinsa, dan lainnya segera mendatangi lokasi kejadian untuk memberikan bantuan darurat. Mereka berupaya mencegah longsor yang lebih parah dan meluas ke bagian lain dari rumah tersebut.

Lurah setempat, Saep Purnama, S.IP, M.Si, memberikan respon cepat dan tepat untuk membantu warganya yang terkena musibah. “Saya harap seluruh warga yang tinggal di lokasi rawan longsor atau banjir bisa lebih bersiaga, terutama untuk keselamatan diri di tengah intensitas hujan yang cukup deras dan lama. Saya sangat berharap tidak ada lagi korban bencana alam, baik materi maupun korban jiwa,” ujarnya.

Hingga berita ini ditayangkan, kerugian materi yang dialami oleh warga korban longsor masih belum bisa diprediksi secara rinci. Namun, penanganan dan pengamanan darurat telah dilakukan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Dengan musim hujan yang masih berlangsung, warga diharapkan tetap waspada dan siap menghadapi kemungkinan bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Baca Juga  66 Sekolah di Sukabumi Ikut Pekan Olah Raga Seni,Pendidikan dan Agama

Pemerintah daerah dan pihak terkait terus berupaya memberikan bantuan dan sosialisasi untuk mengurangi risiko bencana dan memastikan keselamatan warga.

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

Foto: Material dan peralatan yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas pertambangan emas tanpa izin ditemukan saat investigasi lapangan. Dugaan tersebut masih menunggu klarifikasi dari pihak terkait serta hasil penyelidikan aparat penegak hukum.

⚖️ Hukum & Kriminal

Aktivitas Tambang Emas Ilegal Kembali Mencuat, Nama HE Disebut Sebagai Pemodal

Minggu, 14 Jun 2026 - 13:22 WIB