Warga Desa Palasari Terjebak Biaya Tambahan dalam Program PTSL

- Kontributor

Kamis, 19 September 2024 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor,19 September 2024- Pemerintah Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah meluncurkan program bantuan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) untuk membantu warga memiliki surat-surat tanah resmi. Program ini dilaksanakan pada Kamis, 18 September 2024.

Namun, program yang seharusnya membantu warga ini ternyata dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan pribadi. Berdasarkan informasi yang diperoleh, biaya administrasi resmi untuk program PTSL di Kabupaten Bogor hanya sebesar Rp 150.000,00. Namun, salah satu warga Desa Palasari yang mengikuti program ini mengungkapkan bahwa ia harus membayar sebesar Rp 1.150.000,00.

Warga tersebut menjelaskan bahwa pembayaran dilakukan dalam dua tahap: Rp 150.000,00 untuk pendaftaran dan Rp 500.000,00 setelah surat-surat tanah selesai dibuat. Bagi warga yang belum memiliki surat girik dan memerlukan pemecahan tanah, dikenakan biaya tambahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya diminta Rp 150.000,00 untuk administrasi pendaftaran. Setelah surat-suratnya selesai, saya harus membayar lagi Rp 500.000,00 untuk yang sudah punya surat girik. Karena tanah saya masih satu dengan adik, jadi ada biaya tambahan untuk pemecahan dan surat girik, totalnya Rp 1.150.000,00 untuk tanah seluas 45 meter persegi,” ujar salah satu warga yang mengikuti program PTSL.

“Banyak yang sudah membuat surat-suratnya tapi belum diambil karena harus membayar Rp 500.000,00 untuk menebusnya. Mungkin mereka belum punya uang untuk menebusnya,” tambahnya.

Sementara itu, pihak Pemerintah Desa Palasari belum memberikan keterangan resmi terkait masalah ini. Upaya untuk menghubungi mereka melalui pesan WhatsApp maupun kunjungan langsung ke kantor desa oleh awak media belum membuahkan hasil.

Baca Juga  Puncak Bogor Dipadati Kendaraan Menjelang Malam Tahun Baru 2025
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak

Senin, 29 Jun 2026 - 15:26 WIB