Dana Desa Kuta: Antara Spesifikasi dan Realitas Pengecoran Jalan

- Kontributor

Kamis, 29 Agustus 2024 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, 29 Agustus 2024-Desa Kuta di Kecamatan Mega Mendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menerima bantuan dana desa sebesar Rp130.000.000,00 untuk pembangunan pengecoran jalan dan kelengkapannya di Kp. Pakancilan RT. 004/003. Namun, realisasi proyek ini menimbulkan kontroversi.

Dalam papan informasi, tertera spesifikasi volume pengecoran jalan dengan ukuran P. 300m x L. 1,5m x T. 0,10m.

Namun, yang terealisasi hanya memiliki ketebalan T sebesar 0,03 cm. Selain itu, plastik alas coran yang seharusnya digunakan tidak ditemukan, dan hasil pengecoran tampak kurang memuaskan, dengan batu kerikil yang tidak menempel dengan baik pada coran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan besi yang digunakan pada dinding penahan tanah diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang seharusnya.

Ketika awak media mencoba menghubungi Kepala Desa Kuta melalui pesan seluler, tidak ada tanggapan. Kunjungan ke kantor Desa juga tidak membuahkan hasil, karena Kades dan pihak yang seharusnya bertanggung jawab atas pembangunan tersebut tidak dapat ditemui.

Anggaran Dana Desa atau DD yang digelontorkan pemerintah dari APBN semestinya telah berhasil mengentaskan desa tertinggal di Kabupaten Bogor khsusnya dalam pembenahan infrastruktur.

Namun, kasus seperti ini menunjukkan pentingnya pengawasan dan transparansi dalam pelaksanaan proyek pembangunan di tingkat desa. Semoga pihak berwenang dapat mengatasi permasalahan ini agar keuangan dana desa benar-benar bermanfaat bagi masyarakat setempat.

Baca Juga  Longsor di Desa Pasir Nangka: Akses Terputus, Pemerintah Desa Bergerak Cepat
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak

Senin, 29 Jun 2026 - 15:26 WIB