Pemdes Warung Menteng Cijeruk Bogor Mengaku Tidak Ada Komunikasi dengan KSM P3A di Wilayahnya

- Penulis

Kamis, 22 Agustus 2024 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, 22 Agustus 2024 – Pemerintah Desa (Pemdes) Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengakui bahwa tidak ada komunikasi dengan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) P3A di wilayahnya. Hal ini diungkapkan oleh Agil Alfarizki, Sekretaris Desa (Sekdes) Warung Menteng, dalam wawancara pada Kamis (22/08/2024).

Dalam pernyataannya, Agil Alfarizki menyebutkan bahwa dirinya tidak memiliki komunikasi dengan Dika, Ketua KSM yang bertanggung jawab atas program P3A. “Silahkan langsung hubungi saja yang bersangkutan karena saya sendiri kurang paham, Abdi ge bingung sebab Te aya komunikasi sareng abdi ge,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Pentingnya Pengawasan dari Pemdes dan Warga

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) merupakan inisiatif penting yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur irigasi dan mendukung kesejahteraan petani. Namun, kurangnya komunikasi antara Pemdes dan KSM menimbulkan kekhawatiran mengenai efektivitas dan transparansi pelaksanaan program tersebut.

Sebagai penerima manfaat dari bantuan ini, Pemdes seharusnya berperan aktif dalam mengawasi pekerjaan P3A. Tidak hanya Pemdes, seluruh warga desa juga memiliki hak untuk mengawasi pelaksanaan bantuan yang diberikan. Pengawasan yang baik akan memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu panjang dan menunjang roda perekonomian para petani.

Dampak Kurangnya Komunikasi

Kurangnya komunikasi antara Pemdes dan KSM dapat berdampak negatif pada pelaksanaan program P3A. Tanpa koordinasi yang baik, ada risiko bahwa proyek tidak akan berjalan sesuai rencana, yang pada akhirnya dapat merugikan para petani yang seharusnya mendapatkan manfaat dari program ini.

Agil Alfarizki menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara semua pihak yang terlibat dalam program P3A. “Komunikasi yang baik adalah kunci untuk memastikan bahwa semua pihak memahami peran dan tanggung jawab mereka. Dengan begitu, kita bisa mencapai hasil yang maksimal,” tambahnya.

Baca Juga  Anggaran Besar, Hasil Minim: Proyek Drainase di Bogor Dipertanyakan

Harapan ke Depan

Ke depan, diharapkan ada perbaikan dalam komunikasi dan koordinasi antara Pemdes Warung Menteng dan KSM P3A. Dengan adanya komunikasi yang lebih baik, diharapkan program P3A dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang maksimal bagi para petani di Desa Warung Menteng.

Warga desa juga diimbau untuk aktif berpartisipasi dalam pengawasan program ini. Partisipasi aktif dari warga akan membantu memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar digunakan untuk kepentingan bersama dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Kasus ini menunjukkan pentingnya komunikasi dan koordinasi dalam pelaksanaan program bantuan. Pemdes Warung Menteng dan KSM P3A perlu bekerja sama lebih erat untuk memastikan bahwa program P3A dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi para petani. Dengan pengawasan yang baik dari Pemdes dan partisipasi aktif dari warga, diharapkan pembangunan yang dilakukan dapat berkelanjutan dan mendukung kesejahteraan masyarakat desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Viral Dijual Rp65 Miliar, Pulau Umang Disegel KKP karena Tak Berizin
Ratusan Domba Garut Dibagikan, Lebak Kejar Swasembada Daging
Peredaran Miras Oplosan di Bogor Dikeluhkan Warga, Masyarakat Harap Ada Penertiban
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Minggu, 26 April 2026 - 12:05 WIB

Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026

Minggu, 26 April 2026 - 11:59 WIB

Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan

Kamis, 23 April 2026 - 04:49 WIB

Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler

Berita Terbaru