Dinas Koperasi UKM Lebak Kembangkan Produk Unggulan Daerah

- Kontributor

Kamis, 4 Juli 2024 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak-Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak terus berupaya mengembangkan 6 produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi produk unggulan daerah.

Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Juli Zakiah di Rangkasbitung mengatakan, enam jenis produk dari UMKM tersebut adalah gula aren, kerupuk emping melinjo, produk sale pisang, kerajinan bambu, pengelolaan ikan dan kerajinan khas Baduy seperti tas dan tenun.

“Kami minta pelaku UMKM terus meningkatkan mutu dan kualitas agar bisa bersaing di pasar, karena semua produk UMKM andalan ekonomi nasional sudah menembus pasar domestik dan mancanegara,” kata Juli, Kamis (4/7/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Juli menambahkan, saat ini setiap dinas baik daerah maupun vertikal telah berupaya meningkatkan produk unggulan Kabupaten Lebak melalui program masing-masing, seperti peningkatan produk kerajinan bambu yang pendampingnya dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lebak.

“Sentra sentra produk unggulan di Lebak itu banyak, dan setiap dinas juga telah melakukan pendampingan, seperti kerajinan ambu ada beberapa kecamatan, di Sajira sudah dilakukan pendampingan oleh BPN. Sedangkan gula aren itu sentra produksinya ada di Kecamatan Sobang, Cibeber, Cihara, Cijaku. Sementara kalau emping melinjo itu produk dari Kecamatan Warung gunung yang terkenal,” kata Juli.

Upaya dinas koperasi dan UKM di Kabupaten Lebak agar UMKM lebih berkembang dan menghasilkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, melalui ada 2 program, yakni program pemberdayaan dan pengembangan. Program pengembangan itu yakni mengembangkan UMKM yang sudah ada, misalnya fasilitasi legalitasnya, dan untuk pengembangan UMKM melalui bantuan modal usaha, bantuan sarana prasarana, fasilitasi pemasaran.

“Bantuan pemasaran yang kami lakukan seperti kami memasarkan di Plaza Lebak, Galeri UMKM, sudut UMKM. Selain itu juga ada kerja sama dengan Persatuan Hotel dan Restoran (PHRI), agar setiap rumah makan dan hotel menyiapkan promosi UMKM melalui sudut UMKM. Kami juga ada kerja sama dengan Alfamart dan Indomart,” kata Juli.

Baca Juga  Tiga Unit Randis Lebak Menghilang: Pemeriksaan BPK Membuka Tabir

Sejauh ini pemasaran produk UMKM Kabupaten Lebak diakui Juli sudah sampai ke Mancanegara. Meski diakui mayoritas pemasaran dilakukan oleh pelaku UMKM secara individu, sehingga Dinas Koperasi dan UKM Lebak belum memiliki data yang lengkap.

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru