Tragedi Tambang Lebak: Dua Pekerja Terjebak Dalam Longsor Galian Batu Bara

- Kontributor

Selasa, 30 April 2024 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Dua pekerja tambang tertimbun galian batu bara di Desa Pamumbulan, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Keduanya dilaporkan sampai saat ini belum ditemukan.

“Telah terjadi kecelakaan membahayakan manusia dua orang penambang tertimbun galian batu bara di blok Cigalugur, Desa Pamubulan, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak,” kata Kasi OPS Basarnas Banten Heru Amir, Senin (29/4/2024).

Ditemukan Usai Banjir Surut di Lebak
Heru mengatakan peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (27/4), sekitar pukul 13.00 WIB. Heru mengatakan kedua penambang itu bernama Rohdi (24) dan Irwan (35).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Heru menjelaskan, sebelum dinyatakan hilang, Rohdi mencoba mengambil peralatan tambang di dalam galian. Namun, menurutnya, korban malah tertimbun dinding tambang.

“Namun setelah satu jam korban tidak kunjung keluar dari dalam galian,” katanya.

Heru melanjutkan mengetahui Rohdi yang tak kunjung keluar, kemudian korban bernama Irwan berniat mencari. Nahas, Irwan juga terjebak di dalam tambang.

“Korban kedua bernama Irwan berinisiatif mencari korban, namun terjebak di dalam tambang,” imbuhnya.

Heru mengatakan keduanya sempat mendapatkan pertolongan dari rekannya. Namun upaya pertolongan itu tak membuahkan hasil.

“Rekan korban mendekati dan menggapai tangan korban untuk menarik korban, namun rekan korban tidak kuat karena tubuh korban sudah tertimbun longsoran dinding tambang,” katanya.

Heru mengatakan keduanya tertimbun longsor sedalam kurang lebih 25 meter. Dia mengatakan tim gabungan saat ini masih terus mengevakuasi korban.

“Kedalaman sekitar 25 sampai 30 meter,” ujarnya

 

Baca Juga  Kontroversi Pembangunan TPT dari Dana Desa:Sikap Kepala Desa Gunung Malang Tenjolaya di Nilai Arogan Terhadap Wartawan
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jasad di Pulau Enggano Teridentifikasi sebagai ABK Rombongan Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau
Anak Daerah Berkarya, Tapos Caang Akan Hadirkan Film “Sang Saka Merah Putih” Sambut HUT RI
PWI Pusat Tegaskan Wartawan Tak Boleh Rangkap Pengurus LSM atau Ormas
Prabowo Kritik Wartawan, Pengamat, dan LSM yang Disebutnya sebagai “Londo Ireng”
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Sudaryono Disebut Berpotensi Jadi Pengganti
Baru Sebulan Dilantik, Kepala BGN Nanik Deyang Pilih Mundur
Forum Pemred Nilai Respons Hotman Paris kepada Wartawan Tidak Profesional

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:29 WIB

Jasad di Pulau Enggano Teridentifikasi sebagai ABK Rombongan Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 09:47 WIB

Gubernur Banten Turun Langsung Cari Lima Jurnalis Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:23 WIB

Anak Daerah Berkarya, Tapos Caang Akan Hadirkan Film “Sang Saka Merah Putih” Sambut HUT RI

Sabtu, 25 Juli 2026 - 03:38 WIB

PWI Pusat Tegaskan Wartawan Tak Boleh Rangkap Pengurus LSM atau Ormas

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:28 WIB

Prabowo Kritik Wartawan, Pengamat, dan LSM yang Disebutnya sebagai “Londo Ireng”

Berita Terbaru

Ilustrasi pengungkapan laboratorium narkoba rahasia di Kabupaten Pidie, Aceh. Kapolri memaparkan kronologi penyelidikan dan penindakan terhadap jaringan narkotika lintas negara dengan barang bukti sekitar 1,2 ton bruto, berupa sabu cair dan sabu kristal.

⚖️ Hukum & Kriminal

Jaringan Narkoba Lintas Negara Terbongkar, Polisi Sita 1,2 Ton Barang Bukti

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:41 WIB

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) kebencanaan di lingkungan BNPB. Salah satu tersangka disebut merupakan adik Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Dalam operasi tersebut, KPK turut mengamankan uang tunai senilai Rp1,4 miliar dan logam mulia emas. BNPB menyatakan menghormati proses hukum serta berkomitmen kooperatif dalam mendukung penyidikan.

⚖️ Hukum & Kriminal

KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT di BNPB, Adik Kepala Badan Turut Dijerat

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:01 WIB