Peredaran Miras Oplosan di Bogor Dikeluhkan Warga, Masyarakat Harap Ada Penertiban

- Kontributor

Kamis, 16 April 2026 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Lokasi Warung berlabel jamu yang diduga dimanfaatkan untuk menjual minuman keras oplosan secara terselubung

Foto: Lokasi Warung berlabel jamu yang diduga dimanfaatkan untuk menjual minuman keras oplosan secara terselubung

Bogor,journalmedianews – Warga di sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor menyampaikan kekhawatiran terkait dugaan peredaran minuman keras (miras) oplosan yang dijual secara terbuka.

Kondisi ini dinilai menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat, terutama karena dikhawatirkan dapat diakses oleh kalangan remaja.

Beberapa warga di Desa Parakan, Desa Kota Batu, dan Desa Sirna Galih, wilayah Ciapus dan Cipadung, mengaku tidak nyaman dengan adanya penjualan minuman oplosan yang disebut mudah diperoleh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka berharap adanya perhatian dari pihak berwenang untuk melakukan penertiban sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Menurut keterangan warga, selain berpotensi mengganggu ketertiban lingkungan, konsumsi minuman oplosan juga memiliki risiko kesehatan yang serius apabila tidak diawasi dengan baik.

Oleh karena itu, masyarakat menilai perlu adanya langkah preventif untuk melindungi generasi muda dari dampak negatif yang mungkin timbul.

Warga juga berharap adanya pengawasan yang lebih ketat terhadap peredaran minuman yang tidak memiliki izin resmi, termasuk yang dipasarkan dengan klaim tertentu yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan.

Hingga saat ini, masyarakat menantikan respons dari pihak terkait guna memastikan situasi tetap kondusif serta menjaga keamanan dan kesehatan lingkungan.

 

Jurnalis: Miradjli RM | Editor: Redaksi

Baca Juga  Sepekan Jelang Lebaran 2026, Lalu Lintas Tol Bocimi Masih Lengang
Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru