Lebak-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menyiapkan lahan seluas 8,8 hektare dari total 10 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Lokasi pembangunan sekolah tersebut berada di Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Pembangunan Sekolah Rakyat permanen ini merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Peletakan batu pertama telah dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia dan dipusatkan di Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Senin, 12 Januari 2026 kemarin.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Lela Gifty Clerita, di Rangkasbitung Rabu (14/1/2026) pagi mengatakan bahwa progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Lebak saat ini masih terus berjalan. Ia memastikan proses pembangunan berlangsung sesuai rencana. Ia menjelaskan, Sekolah tersebut direncanakan menjadi Sekolah Rakyat terpadu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain pembangunan fisik, proses belajar mengajar Sekolah Rakyat di Kabupaten Lebak juga telah berjalan. Kegiatan pendidikan dilaksanakan sementara di sejumlah lokasi yang telah ditentukan untuk setiap jenjang pendidikan. Lela menyebutkan, untuk Sekolah Rakyat tingkat menengah Atas (SMA), kegiatan belajar mengajar dipusatkan di Gedung Badan Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten yang berada di Rangkasbitung.
Sementara untuk Sekolah Rakyat tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah Pertama (SMP), proses pembelajaran dipusatkan di Kompleks Balai Latihan Kerja (BLK) milik Dinas Tenaga Kerja.














