Bogor,Jawa Barat – IPB University meluncurkan program Beasiswa Wartawan sebagai upaya memperkuat kapasitas jurnalisme nasional melalui akses pendidikan pascasarjana bagi insan media. Program tersebut ditujukan untuk mendukung peningkatan kualitas komunikasi publik berbasis sains, inovasi, dan pembangunan berkelanjutan.
Peluncuran program dilakukan di Kafe Sangra, Kampus Baranangsiang IPB, Minggu (25/5), dan dihadiri para pimpinan redaksi media nasional.
Rektor Alim Setiawan Slamet mengatakan, program Beasiswa Wartawan dirancang sebagai bentuk kemitraan strategis dalam penguatan kapasitas nasional melalui pendidikan yang fleksibel, kolaboratif, dan berkelanjutan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dengan dukungan riset, jejaring nasional dan internasional, serta pembelajaran aplikatif, IPB menyediakan lingkungan akademik yang relevan untuk menjawab tantangan pembangunan masa depan,” ujar Alim dalam sambutannya.
Menurut dia, kolaborasi antara perguruan tinggi dan media menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem komunikasi yang sehat dan berkelanjutan. Ia menilai informasi berkualitas merupakan fondasi utama bagi terciptanya masyarakat yang cerdas, demokratis, dan memiliki daya saing global.
Program Beasiswa Wartawan IPB menawarkan dua skema pembiayaan, yakni beasiswa penuh (full scholarship) dalam jumlah terbatas dan beasiswa sebagian (partial scholarship).
Dalam program tersebut, IPB membuka 10 program studi magister yang dapat dipilih peserta, meliputi:
1. Komunikasi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan
2. Komunikasi Digital dan Media
3. Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan
4. Pengembangan Industri Kecil Menengah
5. Logistik Agro-Maritim
6. Klimatologi Terapan
7. Manajemen Pembangunan Daerah
8. Ilmu Manajemen
9. Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
10. Manajemen dan Bisnis
Alim menjelaskan, melalui program tersebut IPB menargetkan lahirnya lulusan yang mampu menjadi komunikator publik dan pengelola media yang kompeten, etis, serta adaptif terhadap disrupsi informasi di era digital.
Selain itu, lulusan program diharapkan mampu mendorong produksi konten yang berkualitas, independen, dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat sinergi antara media, pemerintah, akademisi, dan sektor swasta.
IPB juga menilai program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan informasi nasional di tengah meningkatnya tantangan misinformasi, disinformasi, dan propaganda digital.
“Lulusan program magister ini akan menjadi bagian dari solusi strategis untuk memperkuat kualitas informasi, komunikasi pembangunan, dan ketahanan informasi bangsa,” kata Alim.
Pendaftaran program Beasiswa Wartawan dibuka hingga 19 Juni 2026 melalui portal admisi resmi IPB. Proses seleksi dilakukan secara daring dan mencakup tahapan administrasi, ujian, hingga wawancara.
Penulis : Zainal
Sumber Berita: IPB










