Bendahara Desa Petir Diduga Gelapkan Dana Desa Rp 1 Miliar, Uang Ditransfer ke Rekening Pribadi

- Penulis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banten (JMN)-Bendahara Desa Petir, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten, inisial YL, diduga membawa kabur dana desa tahun anggaran 2025 senilai Rp 1 miliar.

Keberadaan YL kini tidak diketahui setelah mentransfer uang dari rekening kas desa ke rekening pribadinya tanpa sepengetahuan kepala desa.

“Iya betul, dana desa diduga digelapkan oleh kaur keuangan desa. Saya sangat shock karena aliran dana itu mengalir ke rekening pribadi,” kata Kepala Desa Petir, Wahyudi, kepada wartawan, Jumat (10/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terungkapnya dugaan penyelewengan berawal saat Wahyudi mengecek kas dana desa melalui rekening.Betapa kagetnya Wahyudi ketika melihat saldo tersisa Rp 47.000. Melihat itu, ia pun mencoba mengonfirmasi kepada anak buahnya dengan mendatangi rumahnya.

Namun, YL tidak ada di rumahnya dan diketahui tidak masuk kantor sejak 26 September 2025. “Untuk masalah kerugian, kemungkinan estimasi di angka Rp 1 miliar,” ujar Wahyudi.

Akibatnya, program-program pembangunan di desa terimbas karena ulah YL. Wahyudi meminta maaf kepada masyarakat Desa Petir atas kejadian yang di luar pengetahuannya.

“Secara infrastruktur, ini akan terhambat. Kalau masalah ini sudah fiks, mudah-mudahan cepat beres,” tandasnya. Keterangan Camat Sementara itu, Camat Petir, Fariz Ruhyatullah, mengatakan pencairan dana desa tahap pertama dilakukan pada bulan Maret 2025.

Saat itu, Bendahara Desa Petir diduga menggelapkan dana desa tanpa sepengetahuan pimpinannya dengan memalsukan tanda tangan kepala desa.

“Jadi, dia membuat surat pernyataan dengan menggunakan tanda tangan kepala desa palsu,” kata Fariz.

Pada pencairan dana desa tahap kedua sekitar Agustus 2025, ternyata YL sudah menghilang dengan membawa uang tanpa sepengetahuan aparat desa.

“Akhirnya, tahap kedua yang barusan muncul di bulan Agustus itu langsung raib dan kaur keuangannya kabur,” ujar dia. Fariz mengungkapkan, setelah raibnya dana desa, sejumlah kegiatan seperti optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan pembangunan fisik tidak bisa dilaksanakan.

Baca Juga  Bahlil:Saya Tidak Rela Rakyat Beli Rp.22.000 Hingga Rp.26.000 Sedangkan Dari Pertamina Rp.12.750

“Kepala desa sudah melaporkan ke Polres Serang,” tuturnya.

 

Editor: Zaenal | COPYRIGHT © 2025 JMN

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fasilitas Sekolah Dinilai Kurang Terawat, Pengelolaan Dana BOS SDN 1 Kadumalati Dipertanyakan
BGN Buka Suara soal Anggaran EO, Sebut Demi Profesionalitas Program
Aksi Kepedulian Jaringan Pewarta Indonesia, Donasi Rp4,3 Juta Disalurkan kepada Keluarga Almarhum Dani Saeputra
Kemendikdasmen Perpanjang Aktivasi Rekening PIP hingga 13 Maret 2026
Dugaan Sering Alpa Kepala Sekolah SDN 2 Wangunjaya Jadi Sorotan Warga
Dianggap Tunjukan Sikap Arogansi Ketua K3S Cigemblong terhadap Wartawan Jadi Perhatian Media
Pengelolaan Dana BOS SDN 2 Wangunjaya 2023–2025 Disorot, Transparansi Dipertanyakan
Potensi Penyimpangan Dana BOS, Inspektorat dan Kemenag Lebak Didorong Lakukan Audit
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:10 WIB

Fasilitas Sekolah Dinilai Kurang Terawat, Pengelolaan Dana BOS SDN 1 Kadumalati Dipertanyakan

Senin, 13 April 2026 - 06:03 WIB

BGN Buka Suara soal Anggaran EO, Sebut Demi Profesionalitas Program

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:59 WIB

Aksi Kepedulian Jaringan Pewarta Indonesia, Donasi Rp4,3 Juta Disalurkan kepada Keluarga Almarhum Dani Saeputra

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:39 WIB

Kemendikdasmen Perpanjang Aktivasi Rekening PIP hingga 13 Maret 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 10:25 WIB

Dugaan Sering Alpa Kepala Sekolah SDN 2 Wangunjaya Jadi Sorotan Warga

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

Polisi Gerebek Warung Sembako di Kalideres, Dua Pengedar Obat Keras Ilegal Dibekuk

Senin, 4 Mei 2026 - 11:49 WIB