Kepala SMK 1 Sobang Bersikap Defensif Saat Dikonfirmasi Media,Perlu Evaluasi Etika Komunikasi Publik

- Kontributor

Jumat, 29 Agustus 2025 - 03:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak, 29 Agustus 2025 — Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Sobang menuai sorotan publik setelah memberikan tanggapan dengan nada tinggi saat dikonfirmasi terkait pembangunan di lingkungan sekolah tersebut. Respons yang disampaikan melalui sambungan telepon WhatsApp kepada awak media dinilai tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin lembaga pendidikan.

Dalam percakapan tersebut, Kepala Sekolah menyatakan, “Kamu dari mana? Jangan main berita-berita tidak benar. Kemarin-kemarin juga ada LSM yang tidak bertanggung jawab. Saya tahu kamu paham. Ujung-ujungnya ke sini saja, kita adu data!” ungkapnya dengan nada tinggi sebelum menutup percakapan.

Sikap Tidak Profesional dan Tidak Terbuka

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Respons yang disampaikan dengan nada tinggi ini memicu berbagai kritik dari publik, termasuk dari kalangan pemerhati pendidikan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Sikap defensif dan emosional tersebut dianggap mencerminkan kurangnya keterbukaan dan ketidaksiapan kepala sekolah dalam menghadapi pertanyaan seputar transparansi penggunaan dana publik.

“Sikap seperti ini jelas mencederai semangat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana pembangunan sekolah. Seorang kepala sekolah seharusnya menjadi teladan dalam komunikasi publik, bukan malah menunjukkan arogansi,” ungkap salah satu aktivis pendidikan yang enggan disebut namanya.

Arogansi dan Pengabaian Prinsip Transparansi

Nada tinggi yang digunakan saat dimintai klarifikasi juga dinilai sebagai bentuk arogansi. Hal ini dianggap menyulitkan proses dialog konstruktif antara pihak sekolah dengan masyarakat, media, maupun lembaga pemantau independen.

“Menjawab konfirmasi dengan cara demikian hanya akan menimbulkan kecurigaan publik. Jika tidak ada yang disembunyikan, mengapa harus marah saat diminta penjelasan?” tambahnya.

Beberapa pihak bahkan menyarankan agar Kepala Sekolah tersebut dievaluasi dan diberi pembinaan oleh Dinas Pendidikan setempat karena dianggap tidak mencerminkan etika seorang pendidik.

Baca Juga  SDN Kedaleman Cilegon Kebanjiran, Guru dan Siswa Terpaksa Pulang

Perlunya Penegakan Etika dan Pengawasan

Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan terhadap perilaku pejabat pendidikan, khususnya mereka yang mengelola dana pembangunan. Komunikasi yang transparan, santun, dan bertanggung jawab merupakan kewajiban moral yang melekat pada jabatan publik, terlebih dalam sektor pendidikan yang menjadi fondasi pembentukan karakter generasi muda.

Media dan LSM sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial memiliki hak untuk meminta klarifikasi terkait hal-hal yang menjadi perhatian publik. Oleh karena itu, tanggapan yang tidak profesional justru akan memperburuk citra lembaga dan menggerus kepercayaan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IPB University Luncurkan Beasiswa Wartawan untuk Perkuat Kapasitas Jurnalisme Nasional
Oknum Guru di MI Hidayatussibiyan II Bogor Diduga Lakukan Kekerasan terhadap Siswa
Kapolres Lebak Hadiri Pembukaan O2SN Jenjang SD dan SMP di Hall Universitas La Tansa Mashiro
Pihak SDN 3 Lebaksitu Jelaskan Kondisi Bangunan Sekolah dan Keterbatasan Dana Perbaikan
Kondisi SDN 3 Lebaksitu Memprihatinkan, Realisasi Dana BOS Pemeliharaan Jadi Sorotan
Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
Kampung Literasi Pekijing Jadi Inspirasi Penguatan Budaya Baca di Banten
DPRD DKI Dukung 103 Sekolah Swasta Gratis untuk Perluas Akses Pendidikan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:24 WIB

IPB University Luncurkan Beasiswa Wartawan untuk Perkuat Kapasitas Jurnalisme Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:28 WIB

Oknum Guru di MI Hidayatussibiyan II Bogor Diduga Lakukan Kekerasan terhadap Siswa

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:15 WIB

Kapolres Lebak Hadiri Pembukaan O2SN Jenjang SD dan SMP di Hall Universitas La Tansa Mashiro

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:57 WIB

Pihak SDN 3 Lebaksitu Jelaskan Kondisi Bangunan Sekolah dan Keterbatasan Dana Perbaikan

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:15 WIB

Kondisi SDN 3 Lebaksitu Memprihatinkan, Realisasi Dana BOS Pemeliharaan Jadi Sorotan

Berita Terbaru

⚖️ Hukum & Kriminal

PT Banten Tegaskan Kehadiran dalam Sidang Putusan Banding Merupakan Hak Para Pihak

Senin, 29 Jun 2026 - 15:26 WIB