Pemdes Sukamanah Tidak Hanya Menyembuhkan Stunting Tapi Juga Mencegah Adanya Stunting

- Kontributor

Kamis, 24 April 2025 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR,24 April 2025 | Pemdes Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor – Jawa Barat. Gelar penyuluhan kesehatan remaja putri dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang kesehatan dan gizi bagi para remaja putri di wilayahnya, Kamis (24/04/2025).

Penyuluhan tersebut menggunakan dana APBDes tahun anggaran 2025, yang diperuntukan anggaran stunting, hal tersebut dilakukan karena hasil musyawarah antara pemdes, kader dan warga memiliki pemikiran bahwa remaja putri perlu mengetahui cara menjaga kesehatan dan gizi mereka yang kelak akan berpengaruh kepada generasi mendatang yang lahir dari rahim ibu yang sehat dan gizi yang terpenuhi.

Menurut Hj. Irmayani, S.H dengan program yang mulai dilaksanakan selama beberapa tahun ini mampu mengurangi angka stunting di desa yang Ia pimpin, seperti tahun lalu angka stunting ada di 22 orang anak yang mengalaminya, namun ditahun ini bisa mencapai angka nol.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya bersama para kader dan warga selalu mengadakan rundingan tentang bagaimana baiknya kita menghadapi bahaya stunting, hasil rembukan tersebut maka tercetuslah beberapa kegiatan yang dianggap mampu mengurangi angka stunting. Dan ternyata dari tahun lalu ada 22 balita yang mengalami stunting, tahun ini bisa mencapai angka zero”,ucapnya penuh antusias.

“Karena menurut kami jika ada balita stunting itu yang harus kita lakukan adalah penyembuhan, namun kita juga pikirkan bagaimana untuk pencegahannya, agar tidak ada lagi angka stunting kedepannya. Salahsatunya adalah dengan cara penyuluhan kepada remaja putri. Karena kelak mereka yang akan melahirkan para generasi berikutnya”,ujarnya.

“Semoga bukan hanya tahun ini tetapi untuk seterusnya diharapkan dengan kesadaran para calon ibu dengan pentingnya kesehatan serta gizi bisa menghilangkan angka balita yang harus mengalami stunting”,pungkasnya.

Baca Juga  Keresahan Warga Bogor: Ancaman Obat Keras di Desa Karehkel

Tentunya penyuluhan tersebut juga di terima dengan penuh antusias seluruh warga baik para remaja maupun pihak lainya.

Follow WhatsApp Channel journalmedianews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan
SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg
Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu
Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL
IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi
Ribuan Warga Badui Padati Pendopo Lebak dalam Ritual Seba 2026
Ratusan Jamaah Haji Asal Ponorogo Mulai Diberangkatkan, Suasana Haru Warnai Pelepasan
Konter XXD Diduga Gunakan Data Orang Lain untuk Aktivasi Kartu Seluler
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:11 WIB

Kondisi Sekolah Tak Terawat, Realisasi Dana BOS SDN Pasirloa Dipertanyakan

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:31 WIB

SPPG Yayasan Boga Pangan Gemilang Diduga Cemari Lingkungan Warg

Rabu, 13 Mei 2026 - 03:02 WIB

Tebing Longsor Putus Akses Jalan Citorek–Ciparay, Mobilitas Warga Lebak Terganggu

Senin, 11 Mei 2026 - 06:36 WIB

Dapur SPPG di Cigombong Dikeluhkan Warga karena Diduga Belum Miliki IPAL

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:31 WIB

IRONIS! Beban Fotokopi Menghantui Pelayanan Publik di Tengah Gencarnya Digitalisasi

Berita Terbaru